oleh

SML Goes To Scohool

Bayu Harisma

Kotawaringin News, Lamandau – Kepedulian perusahaan Sawit Mandiri Lestari (SML) terhadap dunia pendidikan terbilang besar. Betapa? Perkebunan kelapa sawit yang berada di wilayah Kabupaten Lamandau, Provinsi Kalimantan Tengah tersebut secara rutin menggelar road show ke sejumlah sekolah yang berada di kabupaten berjuluk Bumi Bahaum Bakuba ini.

Terakhir, perusahaan dibawah bendera PT Citra Borneo Indah (CBI) Group itu bertandang ke SMA 1 Lamandau di Kelurahan Tapin Bini, Kecamatan Lamandau, Senin (30/7/2018).

Seyogyanya, kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka menunaikan Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) PT SML tersebut berlangsung selama 3 hari, Senin (30/7/2018) hingga Rabu (1/8/2018). Dari pantauan, SML Goes To Scohool dilaksanakan dengan penuh suka cita. Para siswa diberikan sejumlah permainan yang menyenangan, namun berisi. Selain menuntut fokus pikiran, permainan yang diberikan Tim CSR dari SML tersebut menitikberatkan terbentuknya kerjasama antar-siswa.

Kegiatan tersebut diikuti oleh sedikitnya 85 siswa SMAN 1 Lamandau kelas X, XI dan kelas XII yang dibagi menjadi tiga sesi. Direncanakan, kegiatan SML Goes To School yang digelar selama tiga hari itu akan berlangsung dengan berbagai metode pembelajaran, mulai dari pemaparan materi di dalam ruangan, Games kelompok hingga metode belajar di luar ruangan yang kesemuannya dijamin mengasyikkan. Dalam pembukaan kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Executive Operation PT SML H. Haeruddin Tahir, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lamandau, DR. Meigo, Kepala Dinas Pertanian, Drs. H. Sunarto, Sekcam Lamandau Agus Siswanto serta Kepala Sekolah SMAN 1 Lamandau Jonison.

Manager CSR PT SML, Linda Gurning mengatan, SML Goes to school tersebut merupakan salahsatu program yang bertujuan untuk mendorong peningkatan pemahaman yang benar tentang komoditas dan industri kelapa sawit kepada masyarakat, sedari dini. “Tujuan dari program SML Goes To School ini antara lain ialah untuk memberi pemahaman yang benar tentang pentingnya keberadaan kelapa sawit yang menjadi komoditas unggulan di Indonesia, mulai dari proses produksi hingga pemanfaatannya. Kita ingin anak-anak kita memiliki pengetahuan yang utuh tentang apa itu kelapa sawit dan juga segudang manfaat yang terkandung didalamnya,” ungkap dia saat dibincangi di sela-sela kegiatan SML Goes To School di SMAN 1 Lamandau, Senin (30/7/2018).

Linda mengatakan, SML Goes To School yang bekerja sama dengan SMAN 1 Lamandau merupakan kegiatan kali keempat. Sebelumnya kegiatan serupa juga digelar di tiga sekolah lain yang berada di sekitar perkebunan seperti di SMPN 4 Satap Lamandau Desa Samu Jaya, SMPN Tapin Bini dan di SDN Desa Suja.

Tangkis Black Campagn

Senada, Executive Operation PT SML H. Haeruddin Tahir mengatakan, minyak kelapa sawit menjadi penyumbang terbesar devisa negara. Berdasarkan data, sekitar 240 triliun rupiah sumbangan pajak berasal dari minyak kelapa sawit ini. Artinya, perkebunan kelapa sawit ini menopang perekonomian negara. Namun, lanjut dia, banyak black campagn (kampanye hitam) yang yang dihembuskan mengenai sawit. Menurut dia, kampanye hitam itu sengaja dihembuskan pihak luar untuk menggembosi dominasi minyak kelapa sawit. Sehingga, harga minyak nabati yang dihasilkan tanaman lain selain sawit yang berada di luar Indonesia menjadi dominan. “Kelapa sawit ini sangat seksi. Banyak manfaat yang diberikan dari olahan kelapa sawit dalam kehidupan. Nah dengan adanya kegiatan Goes to Scohool ini, diharapkan masyarakat tahu lebih detail dari hulu hingga hilir mengenai industri kelapa sawit. Jadi kita tidak termakan isu kampanye hitam yang menyerang sawit.”

Kolaborasi

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lamandau, DR. Meigo mengapresiasi kegiatan SML Goes to Scohool ini. Kegiatan ini, pikir dia, dapat membuka wawasan yang lebih luas tentang industri kelapa sawit. Artinya, SDM yang berada di Lamandau ini lebih mengenal komoditas unggulan yang menjadi penopang perekonomian, khususnya Lamandau. “Langkah ini sangat baik. Di negara maju, peningkatan SDM sangat diperhatikan. Karena SDM yang handal, menentukan kemajuan bangsa.” Sama, Kepala Dinas Pertanian Lamandau, Drs. H. Sunarto menyatakan, instansi yang dipimpinya siap berkolaborasi dengan setiap investor demi memajukan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Apalagi perkebunan, pertanian dan holtikultura di Lamandau menjadi penopang perekomian masyarakat. “Kami siap bersinergi. Selama ada program yang terintegrasi, kami siap mendukung.”

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed