Menu

Pemkab Kobar Upayakan Bantuan Hukum Bagi Tersangka Kasus Sengketa Lahan

Pangkalan Bun, KNews – Kasus sengketa lahan seluar 74.000 m3 berlokasi di Jalan Padat Karya Gang Rambutan Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Arut Selatan (Arsel) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) yang sudah terjadi sejak tahun 2011 silam, kembali mencul ke permukaan. Kali ini Tim Diskrimsus Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) menahan dua orang kepala dinas dan dua orang staf terkait kasus sengketa lahan tersebut.

Keempat orang tersebut adalah Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Ahmad Yadi selaku mantan Kepala Distanak (Dinas Pertanian dan Peternakan), Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Rosihan Pribadi, Sekretaris Distanak Lukmansyah dan bagian aset Distanak Mila Karmila.

Bupati Kobar, Hajah Nurhidayah Mengatakan “pemerintah daerah tengah mengupayakan penangguhan penahan terhadap kadis dan staf yang menjadi tersangka” Ucapnya, Sabtu (23/9/2017).

Lanjutnya, “pemerintah daerah juga akan melakukan upaya pendampingan hukum terhadap kedua kadis dan staf tersebut” Timpal Nurhidayah.

Disisi lain narasumber dari Polda Kalteng yang tidak mau identitasnya disebut menjelaskan terkait status keempat orang yang ditahan tersebut belum bisa dipastikan “penahanan itu belum menjawab status keduanya apakah tersangka atau bukan. Bisa saja mereka masih dalam pemeriksaan 1X24 jam. Artinya bisa saja ditahan karna masih dalam proses pemeriksaan, atau memang sudah ditetapkan jadi tersangka makanya ditahan” ujar sumber di Polda Kalteng.

Sementara itu saat dicoba dimintai keterangan melalui sambungan telepon dan pesan whats app, Kabid Humas Polda Kalteng AKBP Pambudi Rahayu belum memberikan tanggapan terkait status keempat orang itu.

Untuk diketahui, kasus sengketa lahan tersebut adalah lahan lokasi balai benih Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kobar. Kasus sengketa lahan tersebut terjadi antara ahli waris Brata Ruswanda dengan Distanak, Brata Ruswanda merasa tanahnya seluas 74.000 m3 telah diserobot oleh Distanak. (Hendri/KNews-3)

No comments

Tinggalkan Balasan

Panglima Utar

Sensus Penduduk 2020

Ikuti Kami Di Facebook