Menu

Polisi Ringkus 4 Pencuri 27 Ekor Sapi

Sutarno

Kotawaringin News, Pangkalan Bun – Satuan Reskrim Polsek Pangkalan Banteng dan tim buru sergap (buser) Polres Kotawaringin Barat (Kobar), berhasil meringkus kawanan pencurian puluhan ekor sapi di perusahaan perkebunan kelapa sawit. Pencurian ini melibatkan dua satpam perusahaan.

Keempat tersangka itu adalah Bambang Setiawan warga Camp PT GSPP, Desa Arga Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng. Taufik Aziz, satpam perusahaan yang tinggal di Desa Arga Mulya RT 01/01, Kecamatan Pangkalan Banteng. Slamet Tahrir, satpam perusahaan, warga Desa Arga Mulya RT 12/05. Terakhir, Hendrik warga Desa Sungai Pakit RT 9 RW 2.
“Setelah mendapatkan informasi keberadaan pelaku kemudian kami menangkap 3 pelaku di mess GSPP atas nama Slamet, Taufik dan Bambang. Kemudian diamankan satu pelaku di rumahnya an Hendrik pada Rabu, 17 Oktober pukul 21.00 WIB. Dua orang pelaku merupakan satpam perusahaan,” tulis Kasat Reskrim Polres Kobar, AKP Tri Wibowo, dalam rilisnya yang di share di group Whatsaap, Kamis (18/10/2018).

Kronologisnya, lanjut dia, saat saksi atas nama an Yogi dan Suryadi sedang melaksanakan patroli di areal Block Echo II PT GSPP di Desa Arga Mulya Kecamatan Pangkalan Banteng pada 20 Oktober melihat pagar listrik dalam keadaan roboh. Kemudian dilakukan penelusuran di lokasi tersebut dan menemukan isi perut sapi di dalam lubang parit yang sudah ditutupi pelepah sawit.

“Setelah itu kedua saksi melaporkan ke mandor kebun, Al Ihwan. Kemudian melaporkan ke atasan atas nama Rudi Adriansyah. Setelah dihitung ada 27 (dua puluh tujuh) ekor sapi yang telah hilang.”

Dari keterangan para saksi, polisi langsung melakukan penyelidikan dan menangkap keempat tersangka. Atas pencurian 27 ekor sapi ini, pihak perusahaan mengalami kerugian sebesar Rp432 juta.

Tri menjelaskan, modus operandi kawanan pencuri sapi ini menggunakan kendaraan roda dua saat beraksi dengan membawa senjata rakitan. Kemudian para pelaku menembak ternak (sapi) hingga tewas. Setelah itu mengangkut sapi menggunakan kendaraan roda 4 jenis Xenia dan Hilux patroli.

Barang bukti yang berhasil diamankan yakni, satu Pucuk Senpi Rakitan, satu Pucuk Senapan Angin, satu Laras senpi Rakitan, satu Grendel Kokang, 12 (dua belas) Butir Amunisi cal 7,12 mm, 13 (tiga belas) Butir Amunisi cal 3,2 mm, satu unit mobil Xenia Nopol KH 1238 GC, satu unit mobil Hilux Patroli PT GSPP Nopol: W 9984 GHdan 1 (satu) unit ranmor roda dua.

“Untuk sementara, keempat tersangka dijerat Pasal 363 tentang Pencurian dengan pemberatan. Terkait kepemilikan senjata api masih diselidiki dan kemungkinan bisa juga dikenakan UU Darurat.”

No comments

Tinggalkan Balasan

Ikuti Kami Di Facebook