
Ketua Relawan Muda Sugianto Sabran Lamandau M Fauzi Rahman saat memberikan bantuan sembako dari Dua Sabran kepada warga Nanga Bulik. (Istimewa)
Kotawaringin News, Lamandau – Pembagian paket sembako dari Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dan anggota DPR-RI Agustiar Sabran (Dua Sabran), terus berlanjut. Kabupaten Lamandau pun kecipratan sebanyak 700 paket sembako dari Dua Sabran tersebut. Bantuan tersebut didistribusikan untuk masyarakat kurang mampu yang terdampak Covid-19 di Kabupaten Lamandau.
Warga Lamandau bernama Minah mengungkapkan rasa syukurnya. Karena disaat kondisi sulit secara ekonomi, ada sosok Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dan anggota DPR-RI Agustiar Sabran. Keduanya, menyalurkan bantuan berupa paket sembako untuk warga miskin. Bantuan sangat bermanfaat untuk masyarakat kurang mampu. “Sangat bermanfaat bagi kami dari warga kurang mampu. Apalagi, kami sudah kesulitan,” ungkap Minah.
Wanita tua paruh baya itu mengaku sempat kaget disambangi relawan. Ia tidak menyangka kedatangan relawan langsung membawa paket sembako gratis dari Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dan anggota DPR-RI Agustiar Sabran. Warga Kelurahan Nanga Bulik RT 1C itu merasa bersyukur mendapatkan kunjungan relawan, sekaligus menyerahkan bantuan.
Ketua Relawan Muda Sugianto Sabran Lamandau M Fauzi Rahman yang turun langsung menyerahkan bantuan mengungkapkan, masyarakat banyak sekali berterima kasih dan mendoakan, Sugianto Sabran dan Agustiar Sabran diberikan kesehatan. Hal itu agar terus memberikan perhatian kepada masyarakat miskin. “Warga yang kami sambangi merasa senang. Gubernur Kalteng Sugianto Sabran memberikan perhatian kepada rakyatnya,” tegas Fauzi.
Dia menyebut, bantuan yang disalurkan merupakan bantuan pribadi dari Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dan anggota DPR-RI Agustiar Sabran. Secara keseluruhan, kata dia, Gubernur Sugianto Sabran mendonasikan gaji, honor, dan biaya rumah tangga selama lima tahun dengan nilai Rp9 miliar. Sedangkan Agustiar mendonasikan gaji dan tunjangan selama lima tahun sebagai anggota DPR-RI senilai Rp4 miliar. “Kami membawa sebagian paket sembako itu, sebagiannya lagi melalui jalur PDIP Lamandau untuk dibagikan kepada masyarakat. Kami langsung datangi rumah ke rumah, karena bantuan harus sampai kepada rakyat kecil bagaimana pun caranya.” (BH/K2)









