
PLN Nanga Bulik. (Istimewa)
Kotawaringin News, Lamandau – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Nanga Bulik belum lama ini baru saja mendapatkan tambahan mesin pembangkit 1 unit.
Dengan adanya tambahan mesin pembangkit tersebut, produksi daya PLN ULP Nanga Bulik saat ini dalam posisi surplus. Hal itu seperti disampaikan oleh Manager PLN ULP Nanga Bulik, Indi Chrisna Wijaya.
“Betul, Kita dapat tambahan satu unit mesin pembangkit yang direlokasi dari kota Banjar Baru. Mesin tersebut memiliki daya 1 Mega Watt (MW),” ungkapnya kepada sejumlah wartawan, Sabtu (20/6/2020).
Dirinya menyebut, jika sebelumnya produksi daya yang dihasilkan hanya bisa mencukupi kebutuhan pelanggan yang sudah ada, dengan adanya tambahan mesin pembangkit saat inipun pihaknya sudah bisa melayani pemasangan baru.
“Sekarang, total daya mampu kita sekitar 5,8 MW. Jika untuk pelanggan rumah tangga, kita bisa melayani pasang baru sekitar 2.500 pelanggan,” jelasnya.
Dia menambahkan, seperti beberapa mesin pembangkit yang sudah ada, mesin pembangkit tersebut saat ini ditempatkan di komplek pembangkit Simpang Sepaku.
“Sepanjang bukan gangguan alam, kalaupun ada gangguan mesin kita masih punya cadangan,” terangnya.
Sementara, saat disinggung perihal perawatan jaringan, diakuinya selalu rutin dilakukan. Dirinya juga menyebut bahwa masyarakat sangat mendukung.
“Alhamdulillah, masyarakat juga mendukung. Misalnya, mereka tidak keberatan jika ada tanam tumbuhnya ditebang atau dipangkas karena mengganggu jaringan listrik,” tukasnya. (M/BH/K2)










