Sembari Gowes, Bupati Lamandau Pantau Kegiatan Bersih-bersih Rumah Warga Pasca Banjir

banner 468x60

Kotawaringin News, Lamandau – Bupati Lamandau, H Hendra Lesmana mengunjungi kegiatan pembersihan rumah warga pasca banjir di RT 08 Nanga Bulik. Sembari memantau kondisi masyarakatnya yang terdampak banjir, dengan menaiki sepeda gunung, orang nomor satu di Bumi Bahaum Bakuba itu memantau pelaksanaan kegiatan kebersihan yang di laksanakan oleh sejumlah personil TNI-Polri, BPBD dan pegawai dari beberapa OPD dilingkup Pemkab Lamandau.

“Alhamdulillah banjir sudah mulai surut, dan hari ini, dengan dibantu TNI-Polri dan instansi lain, kita laksanakan giat sosial membersihkan rumah warga pasca banjir di RT 08 Nanga Bulik,” ungkapnya kepada wartawan di lokasi kegiatan, Jumat 3 Juli 2020.

banner 336x280

Untuk curah hujan, lanjut Hendra, di sebagian wilayah Kabupaten Lamandau masih cukup tinggi, diharapkan tidak akan membuat banjir kembali di hulu sengai. Karena saat ini bnjir sudah surut maka rumah warga yang sebelumnya terendam banjir sudah dapat di bersihkan dan ditempati kembali.

“Informasi yang masuk, curah hujan di wilayah kecamatan delang masih tinggi, sehingga kemarin jalan lintas Kalteng-Kalbar sempat terendam air dan tidak dapat dilalui, namun update pagi hari ini sudah dapat dilewati dan bantuan juga sudah dapat masuk ke beberapa desa,” jelasnya.

“Kita harapkan masyarakat dapat kembali menempati rumahnya kembali mulai hari ini, dan kita imbau untuk tetap waspada karena hujan masih sering terjadi,” ujar Hendra.

Diketahui, banjir yang terjadi sejak dua minggu terakhir disejumlah desa yang berada di bantaran sungai dan dataran rendah di Kabupaten Lamandau mengakibatkan ribuan rumah, fasilitas umum dan badan jalan di 6 kecamatan terendam air dengan ketinggian bervariasi.

Setelah banjir mulai surut, kini warga dan pemerintah setempat melaksanakan pembersihan rumah-rumah, saluran air dan lingkungan sekitar. “Banjir kali ini menjadi yang terparah dalam 10 tahun terakhir, kita harus selalu waspada dan siaga, terutama masyarakat yang tinggal di dekat sungai,” tukas Bupati Hendra. (B/BH/K2)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *