
Tampak anak-anak SDN 2 Kuala Pembuang II memegang pohon mangrove sebelum penanaman, di Desa Sungai Perlu. (Yasir)
Kotawaringin News, Seruyan – Dalam acara peringatan Hari Bumi dengan tema “Giving Earth Space” hasil kolaborasi antara Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) wilayah Seruyan dan Gawi Bapakat pada Selasa (22/4/2026) ada hal menarik.
Pasalnya, keterlibatan anak dari tingkat Sekolah Dasar (SD) Menengah Atas atau Kejuruan menjadi bukti, bahwasanya dunia pendidikan dapat dijadikan sebagai medium penyadaran sejak dini kepada peserta didik untuk peduli kepada alam dan lingkungan.
Salah seorang guru SD Negeri 2 Kuala Pembuang II, Dahlia mengungkapkan bahwasanya murid-muridnya sangat senang mengikuti rangkaian kegiatan peringatan Hari Bumi tersebut.
”Mereka senang dan sangat antusias saat menanam bibit mangrove yang telah disediakan. Artinya, kami (guru) dapat menjadikan pendidikan sebagai medium penyadaran sejak dini,” kata Dahlia.
Menurut Dahlia, penyadaran sejak dini untuk peduli terhadap alam dan lingkungan juga menjadi penting karena dampaknya akan mengurangi atau menjatuhkan peserta didik dari bahaya zaman seperti penggunaan smartphone yang berlebihan.
”Saya berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut. Dampaknya akan baik. Terlebih lagi mengurangi ketergantungan anak-anak kita terhadap smartphone. Di sisi lain, ini menjadi penting bagi masa depan mereka juga,” pungkasnya. (Ys/K2)






