
Pemkab Lamandau menggandeng Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Malang menggelar Bimbingan teknis (Bimtek) keuangan perangkat daerah di Batu Malang Jawa Timur, Rabu 4 Maret 2020. (Foto : Istimewa)
Kotawaringin News, Lamandau – Dalam rangka meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah yang bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), Pemerintah Kabupaten Lamandau menggandeng Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Malang menggelar Bimbingan teknis (Bimtek) keuangan perangkat daerah di Batu Malang Jawa Timur, Rabu 4 Maret 2020.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Lamandau, Riko Porwanto dan dihadiri Pj Sekda, H Masrun, Kepala OPD, serta Dekan FIA Universitas Brawijaya, Bambang Supriyono dan diikuti oleh 116 perangkat daerah dari berbagai OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lamandau.
Sebelum membuka kegiatan tersebut, Wakil Bupati Lamandau, Riko Porwanto membacakan sambutan Bupati, bahwa Undang-undang nomor 28 tahun 1999 dan Undang-undang nomor 15 tahun 2004 mengamanatkan Kepala daerah menetapkan peraturan kepala daerah tentang sistem dan prosedur pengelolaan keuangan daerah sebagai dasar pelaksanaan penyusunan, penatausahaan dan akutansi, pelaporan, pengawasan serta pertanggungjawaban.
Riko Porwanto menjelaskan bahwa kegiatan Bimtek tersebut bertujuan untuk meningkatkan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada kepentingan masyarakat, bangsa, negara dan tanah air.
Peningkatan kompetensi teknis, manejerial dan atau kepemimpinan serta efisiensi, efektivitas dan kualitas pelaksanaan tugas yang dilakukan dengan semangat kerjasama dan taaggungjawab sesuai dengan lingkungan kerja dan organisasinya.
Melalui sambutan yang dibacakan Wakil Bupati Riko Porwanto, Bupati Lamandau berpesan agar substansi laporan keuangan yang disusun oleh OPD tidak bias dan benar-benar sesuai dengan aturan yang berlaku.
Bupati juga berharap kepada Kepala OPD di lingkup Pemerintah daerah Kabupaten Lamandau agar tetap konsisten dan komitmen terhadap penyusunan laporan keuangan.
Kepada peserta bimtek, Bupati berharap agar dapat memanfaatkan transfer knowlegde dari para nara sumbur dan ahli sehingga mendapatkan output dalam penyusunan laporan keuangan yang berkualitas, transparansi dan akuntabel. (BH/K2)










