
Anggota DPRD Kobar, Reqsi Setiawan. (Ist/Yusro)
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Kunjungan Utusan Khusus Presiden bidang pariwisata, Zita Anjani, ke Kotawaringin Barat mendapat sambutan positif dari kalangan legislatif daerah. Anggota DPRD Kotawaringin Barat sekaligus Ketua Fraksi PAN, Reqsi Setiawan, menilai kunjungan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa potensi wisata daerah mulai mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.
Menurut Reqsi, kehadiran pemerintah pusat secara langsung di lapangan penting untuk melihat kondisi riil sektor pariwisata di daerah. Selain memiliki kekayaan alam dan ekowisata yang menjanjikan, Kotawaringin Barat juga masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama pada sektor infrastruktur dan pengembangan kawasan wisata yang berkelanjutan.
Ia mengatakan, DPRD siap mendukung berbagai kebijakan yang berpihak pada kemajuan sektor pariwisata. Dukungan itu, kata dia, tidak hanya dalam bentuk pengawasan, tetapi juga melalui penguatan regulasi dan pengawalan anggaran agar pengembangan wisata benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat sekitar.
“Kami hadir di sini untuk melihat langsung potensi sekaligus tantangan yang dihadapi di lapangan. Kami berkomitmen mengawal kebijakan anggaran dan regulasi yang pro-pariwisata agar sektor ini terus maju dan menyejahterakan warga lokal,” ujar Reqsi, Kamis (21/5/2026).
Ia menambahkan, sektor pariwisata memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan pengelolaan yang tepat, pariwisata dinilai mampu membuka peluang usaha baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, hingga memperkuat promosi daerah di tingkat nasional maupun internasional.
Reqsi juga menyoroti pentingnya pembenahan akses menuju kawasan wisata unggulan, terutama Taman Nasional Tanjung Puting. Menurutnya, kenyamanan wisatawan harus menjadi perhatian bersama agar citra pariwisata daerah semakin baik. “Pariwisata yang maju harus ditopang oleh aksesibilitas yang baik. Kami akan mendorong pemerintah daerah untuk terus membenahi infrastruktur penunjang di Taman Nasional Tanjung Puting agar wisatawan merasa nyaman dan aman,” katanya. (Yus/K2)







