
Pemandangan Taman Manis Bundaran Pancasila saat malam pergantian tahun.
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Perayaan malam Tahun Baru 2021 di Kotawaringin Barat tampak berbeda. Tak ada gegap gempita kemeriahan konser musik, konvoi, maupun pesta kembang api layaknya perayaan malam pergantian tahun-tahun baru sebelumnya, Jumat (1/1/2021).
Semua warga Kotawaringin Barat ‘dipaksa’ untuk berdiam diri di rumah akibat pandemi Covid-19. Pemerintah daerah Kotawaringin Barat bersama TNI-POLRI secara tegas melarang warga menggelar kerumunan.
Sejumlah jalan protokol seperti jalan-jalan protokol dan Bundaran Pancasila langsung di antisipasi lebih dini, hingga pejalan kaki dan pengemudi disuruh kembali kerumahnya masing-masing.
Tercatat beberapa lokasi di Pangkalan Bun, mulai dari ruas jalan protokol hingga fasilitas publik harus ditutup dan dijaga ketat Kepolisian. Tujuannya adalah memastikan tidak ada kerumunan yang berpotensi menjadi klaster penyebaran Covid-19.
Seluruh warga Kotawaringin Barat bahkan diimbau tidak bepergian ke luar kota. Bagi mereka yang ingin keluar kota menggunakan Jalaur Laut atau pesawat, maka mereka harus memiliki hasil negatif rapid test antigen.
Hujan sempat mengguyur Kobar pada Kamis (31/12/2020) malam. Meskipun begitu, jajaran Pemkab Kobar dan Polres Kobar juga Kodim 1014 Pangkalan Bun terus berpatroli untuk mencegah adanya kerumunan.
“Perayaan menyambut 1 Januari 2021 memang berbeda, taman Bundaran Pancasila langsung sepi sekali, tanpa manusia”.
Kobar menjelma menjadi kota sepi. Tak ada pesta kembang api, kemeriahan konser musik, kawasan Bundaran Pancasila tampak lengang, bahkan semua warga harus beradaptasi untuk merayakan malam Tahun Baru di rumah. (yusbob)









