Menu

Karyawan PT SAL ini Alami Kecelakaan Kerja di Hari Pahlawan

Bayu Harisma

Kotawaringin News, Lamandau – Hari Pahlawan, 10 November 2019, menjadi waktu yang nahas bagi Rizky Saputra. Karyawan PT Sumber Adinusa Lestari (SAL) tersebut mengalami kecelakaan kerja terkena ledakan tabung gas saat hari libur Nasional itu.

Berdasarkan dari surat terbuka yang dilayangkan oleh Kepala desa Sekoban, Udara kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lamandau dimohon untuk melakukan investigasi ke perusahaan pabrik pengolahan kelapa sawit yang berada di Desa Kujan Kecamatan Bulik tersebut. Dia menduga, terdapat kesalahan standar operasional prosedur (SOP) dalam perintah kerja. Selain itu, dia mempertanyakan kebijakan manajemen perusahaan yang tetap mempekerjakan karyawannya saat hari libur Nasional.

“Kenapa di hari minggu/hari libur bahkan hari libur nasional, hari Pahlawan, anak ini tetap bekerja, apakah di paksa bekerja atau bagaimana, karena seharusnya karyawan libur,” tulis dia di laman Facebook Udara Lamandau Putra.

Dia berharap, manajemen menepati janjinya untuk menanggung semua biaya pengobatan Riski Saputra. Dia pun berharap agar Riski segera sembuh. “Tetap slalu berjuang Riski Saputra. Kamu harus kuat. Kamu harus bisa melewati jurang maut ini. Cepat sembuh. Keluarga menunggumu dengan air mata, kami semua menunggu mu. Menunggu untuk kamu wisuda nanti. Memunggumu untuk bisa main bola lagi. Tuhan Yesus Memberkati. Amin,” tulis dia di akhir surat terbuka tersebut.

Sementara itu, Humas PT SAL, Suali tidak begitu memahami mengenai prosedur karyawan yang bekerja saat hari libur Nasional. Pasalnya, saat kejadian, dirinya tengah libur. Namun, kata dia, kemungkinan sudah ada kesepakatan antara Riski Saputra dengan manajemen pabrik mengenai ketidakliburannya. “Mungkin ya pak itu sudah ada kesepakatan dengan manajemen pabrik. Saya kan hanya Humas saja,” kilah dia.

Sebelumnya, Suali tidak menampik kejadian kecelakaan kerja tersebut. Dia pun memastikan, PT SAL bakal menanggung semua biaya pengobatan Rizky Saputra. Menurutnya, Rizki adalah kepala gudang, dan sudah selayaknya memakai perangkat K3 saat bekerja. Apalagi, klaim Suali, setiap hari manajemen perusahaan selalu mengingatkan untuk K3. “Setiap hari pak. Sampai kadang-kadang malu soalnya kan diingatkan setiap hari.”

Dia pun memastikan bahwa Rizki Saputra telah didaftarkan BPJS ketenagakerjaan oleh manajemen PT SAL. “Oh sudah pasti lah pak masuk BPJS,” ujar dia melalui sambungan telepon, Rabu 13 November 2019.

No comments

Tinggalkan Balasan

Panglima Utar

Ikuti Kami Di Facebook