
Ilustrasi Foto Udara Komplek Perkantoran Pemrov Kalteng. (Foto: news.analisadaily.com)
Tumarno
Kotawaringin News, Palangka Raya – Sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) diperiksa aparat polisi. Selain sejumlah kepala dinas dan sekda yang diperiksa aparat Polda Kalteng, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran juga disebut-sebut turut diperiksa. Pemeriksaan tersebut terkait dengan pungutan dana sumbangan kepada sejumlah perusahaan tambang yang ada di wilayah Kalteng.
Informasi yang dihimpun kotawaringinnews.co.id, ada belasan miliar rupiah yang sudah dikumpulkan Pemprov Kalteng. Dana tersebut saat ini telah diamankan pihak kepolisian sebagai barang bukti.
Kabid Humas Polda Kalteng AKBP Hendra Rohmawan, saat dimintai konfirmasi tidak membantah bahwa pihaknya sedang menangani kasus pungutan sumbangan yang dilakukan oleh Pemprov Kalteng kepada sejumlah perusahaan yang ada di wilayah Bumi Tambun Bungai ini. Sejumlah pejabat Pemprov Kalteng sudah diperiksa, termasuk Sekda Kalteng Fahrizal Fitri.
“Masih proses penyelidikan. Dari bulan November (2018),” kata Hendra melalui sambungan telepon, Sabtu (8/12/2018).
Saat ditanya soal pemeriksaan terhadap Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, dirinya mengaku belum mendapat informasi. Menurutnya, yang sudah positif diperiksa adalah sejumlah kepala dinas dan sekda, serta dari pihak perusahaan.
“Kalau gubernur, saya belum dapat informasi. Nanti coba kalau ada informasi,” ucap Hendra.
Disinggung terkait dengan jumlah sumbangan yang sudah diamankan, menurut Hendra, informasi terakhir yang dia terima di bawah Rp10 miliar. “Sekitar Rp8 miliar, saat dua minggu (pekan) yang lalu. Bisa jadi sekarang ada penambahan,” timpalnya.
Sementara itu, Sekda Pemprov Kalteng Fahrizal Fitri, saat dimintai konfirmasi belum memberikan tanggapan. Hingga berita ini diturunkan, Telepon, WhatsApp dan SMS media ini tidak ditanggapi. Sempat terhubung melalui sambungan telepon WhatsApp namun terputus sebelum sempat memberikan keterangan. Dan saat dihubungi kembali, Fahrizal Fitri tidak meresponnya. (gza)









