
Headshoot Bupati Lamandau H Hendra Lesmana.
Bayu Harisma
Kotawaringin News, Lamandau – Meski Hari Jadi Kabupaten Lamandau jatuh pada 3 Agustus lalu, namun upacara peringatannya baru akan dilaksanakan pada tanggal 7 Agustus 2019.
Diundurnya upacara peringatan Hari Jadi ke-17 Kabupaten Lamandau tersebut lantaran berbagai pertimbangan. Hal itu seperti disampaikan Bupati Lamandau, H Hendra Lesmana, Senin (5/8/2019).
“Peringatan Hari Jadi Kabupaten Lamandau tahun ini memang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kalau biasanya upacara sebagai peringatannya dilaksanakan tepat pada tanggal 3, tahun ini digeser ke tanggal 7 Agustus,” ungkapnya.
Pertimbangannya, lanjut dia, pertama tanggal 3 kemarin kebetulan hari Sabtu, kemudian juga menyesuaikan dengan agenda kegiatan Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran yang berencana hadir langsung pada upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Lamandau tahun ini.
Dirinya menilai, jika diibaratkan sebagai anak manusia, usia 17 tahun merupakan usia yang kian beranjak dewasa. Karenanya, dirinya berharap seiring bertambahnya usia, kedepan Kabupaten Lamandau dapat lebih maju dan jaya dalam segala bidang.
“Dengan semangat Lamandau JUARA (Jujur, Unggul, Adil, Religius dan Aman) mari kita bergerak cepat melaksanakan perubahan demi Kabupaten Lamandau yang maju dan sejahtera menuju Kalteng Berkah,” ujarnya.
Sebelumnya, sebagai rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten Lamandau, Pemkab Lamandau juga melaksanakan sejumlah kegiatan, salah satunya adalah melaksanakan ziarah dan tabur bunga ke makam para pendiri Kabupaten Lamandau.
Bahkan, dilaksanakan juga Pameran Buku tahun 2019. Dimana dalam Pameran Buku tahun ini, penyelenggara menyediakan tidak kurang dari 2.400 judul buku, mulai dari buku-buku dengan genre anak-anak, budaya, sosial, politik, novel sampai buku-buku pelajaran.










