Menu

UAS Batal Ceramah di Lamandau

Kotawaringin News, Lamandau – Menyikapi fenomena penyebabaran virus corona atau Covid-19 yang sudah pada level pandemi, berbagai pihak mulai dari dunia internasional, pemerintah pusat maupun pemerintah daerah mengimbau masyarakat bisa menghindari adanya aktivitas yang memungkinkan terjadinya berkumpulnya orang dalam jumlah banyak serta terjadinya kontak fisik secara langsung.

Atas dasar itupula pada akhirnya dai kondang Ustadz Abdul Somad (UAS) dipastikan batal mengisi ceramah di kota Nanga Bulik, Kabupaten Lamandau.

Pembatalan atau penundaan ceramah UAS pada acara tabligh akbar seperti yang dimuat pada postingan Bupati Lamandau Hendra Lesmana pada akun media sosial Instagram dan Facebook resminya yang diunggah Senin 16 Maret 2020.

Pembatalan UAS itu dibenarkan Bupati Lamandau H Hendra Lesmana saat dikonfirmasi seusai memimpin rapat koordinasi menyikapi antisipasi penyebaran virus corona.

Postingan berupa video yang diunggah bupati memuat tentang klarifikasi resmi tentang pembatalan jadwal ceramah.

Pada vodeo itu, UAS yang mengenakan baju warna biru dan peci hitam itu menyatakan tidak dapat mengisi jadwal-jadwal ceramahnya terhitung 16 Maret 2020 hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

Pernyataan lengkap UAS dalam video :

“Assalamu’laikum warahmatullahi wabarokatuh. Menyikapi imbauan dunia internasional, pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, kampus, sekolah, institusi, agar menghindari kerumunan massa, tidak ada kontak langsung, maka saya tidak dapat mengisi jadwal-jadwal dalam waktu dekat ini sejak 16 Maret 2020 hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Hingga waktu kembali kondisif. Semoga dapat dimaklumi. Mohon maaf. Terima kasih. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh”.

Bupati Hendra juga membenarkan atas kondisi yang ada terkait wabah covid-19, jadwal Tabligh Akbar yang mendatangkan UAS itu terpaksa ditunda.

Padahal Hendra menilai rencana kehadiran UAS sudah menarik animo masyarakat. Hendra juga belum mengetahui hingga kapan penundaan tersebut akan berlaku.

“Kita belum tau penundaannya sampai kapan. Apakah nanti dapat dibuat penjadwalan ulang, kita belum tahu. Namun yang penting untuk saat ini tentu kesehatan kita bersama. Semoga ada hikmahnya,” katanya.

Diketahui, semula dai bergelar doktor itu dijadwalkan mengisi tabligh akbar di Nanga Bulik pada 6 April 2020 bertempat di Masjid Baiturrahman.

Panitia juga sudah melakukan berbagai persiapan seperti menggelar rapat persiapan yang melibatkan Pemkab Lamandau. (BH/K2)

No comments

Tinggalkan Balasan

Panglima Utar

Sensus Penduduk 2020

Ikuti Kami Di Facebook