
Ilustrasi Prokes. Foto: Dokumen KNews
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Faktor kewilayahan yang disebut-sebut menjadi salah satu faktor penyebab tingginya kasus Covid-19 di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Karena Kobar adalah wilayahnya epidemiologisnya tidak hanya kabupaten saja tetapi kontak dengan wilayah di luar Kalimantan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Ahmad Rois menuturkan, bahwa Kobar sebagai kabupaten yang menjadi salah satu pintu gerbang ekonomi secara kewilayahan yang berhubungan dengan daerah yang juga menjadi wilayah penyebaran Covid-19, Kamis (10/12/2020).
Ia menyebut kenaikan yang terjadi di Pulau Jawa merupakan ledakan kasus yang ke-3, namun secara umum ledakan di seluruh wilayah baru ledakan kasus yang ke-2, kesatuan epidemiologi Kabupaten Kobar terkoneksi dengan wilayah di luar pulau Kalimantan,
“Ada beberapa daerah yang saat ini peningkatan kasusnya merupakan ledakan ke-3 yang luar biasa, seperti Jawa Tengah dan itu kesatuan epidemiologisnya dengan Kabupaten Kobar,” tegasnya.
Achmad Rois menegaskan bahwa wilayah yang terkoneksi dengan Kobar adalah Provinsi Jawa Tengah (Semarang), Jawa Timur (Surabaya), DKI Jakarta, Kalimantan Barat serta kabupaten lainnya yang notabene saat ini seluruh wilayah tersebut juga mengalami peningkatan kasus.
Selain faktor kewilayahan ia juga mengatakan bahwa angka peningkatan kasus adalah hasil limpahan dari hulu, artinya ketika protokol kesehatan diterapkan, dijalankan, dan dipatuhi dengan benar oleh indivi, maka hulu tidak akan melimpahkan kasus ke bagian hilir atau tidak ada kasus yang bermunculan.
“Kobar sempat mengalami penurunan kasus yang signifikan, dengan begitu maka Satgas dan masyarakat harus kembali menerapkan pola serupa untuk menekan angka kasus saat ini,” ucapnya.
Ia mengakui bahwa jauh sebelum terjadi lonjakan tersebut, yaitu sekitar bulan Juni ia sudah menekankan bahwa kedepan Kobar harus mempunyai daya pukul yang luar biasa untuk menangani Covid-19 dengan prokes secara masif, dan serentak, pungkasnya. (yusbob)









