
Tepian sungai Arut yang akan dijadikan wisata kuliner oleh Pemkab Kobar
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) telah melakukan komitmennya mewujudkan kota sehat dengan mensterilan sungai Arut dari jamban dengan melakukan pembenahan untuk menunjang estetika wisata kuliner susur sungai, Jumat (4/12/2020).
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas PUPR Kobar Juni Gultom, progam nol jamban tersebut akan dimulai pada awal tahun 2021 diawali dengan penandatangan kesepakatan bersama pihak terkait.
Rencananya untuk mendukung program tersebut, akan dijadikan wisata kuliner yang berada di tepian sungai Arut, sehingga pada tahun 2021 ditargetkan sungai Arut steril dari jamban, kata Juni Gultom.
Lanjut Juni Gultom, kemudian dalam rangka itu juga Pemkab akan membangunkan jamban keluarga di pinggiran sungai dan tahun ini kita sudah bangun 200, tahun depan 200 dan pada saatnya pada tahun 2022, sungai arut akan terbebas dari jamban.
Nanti Jamban di sungai akan berubah fungsi menjadi sesuatu yang luar biasa bisa, menjadi kuliner wisata dan bisa menjadi tempat wisata keluarga, saat ini kita mendapatkan apresiasi dari pemerintah provinsi dengan membangun Waterfront City, ucap Juni Gultom.
“Maka dari itu diharapkan kerjasama dari semua pihak, khususnya masyarakat yang ada di bantaran sungai Arut,” ujar Juni Gultom.
Menurutnya, tidak mudah untuk merealisasikan program nol jamban, pasalnya jamban berada di tepi sungai Arut sudah dari sejak dahulu menjadi bagian kerarifan lokal masyarakat setempat untuk buang hajat, mandi dan sebagai tempat menunggu kelotok saat ingin menyeberang sungai.
“Memang tidak mudah untuk menghilangkan kebiasaan masyarakat, tetapi pelan-pelan kita mulai menanamkan budaya hidup sehat,” harapnya.
Untuk mendukung program nol jamban di Sungai Arut, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat melalui Dinas PUPR akan memberikan hibah sebanyak 1.000 unit jamban komunal untuk masyarakat.
Jamban tersebut nantinya akan dibagi ke sejumlah wilayah, yaitu warga bantaran sungai Arut, termasuk Kelurahan Baru, Kelurahan Raja, Kelurahan Raja Seberang, Kelurahan Mendawai dan Kelurahan Mendawai Seberang, imbuhnya. (yusbob)










