
Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjar (Foto Iwan Rahmansyan)
Kotawaringin News, Nasional – Pembangunan Museum The Mummy di Kota Banjar, Jawa Barat terus menuai polemik.
Pasalnya, dengan adanya pembangunan museum yang akan dilengkapi Sphinx Raja Firaun menimbulkan pro dan kontra yang terjadi di tengah masyarakat.
Kendati, DPRD Kota Banjar akan menggelar rapat dengan Direktur Perusda Banjar Waterpark atau BWP pada Rabu 5 April 2023 (Besok).
Wakil rakyat warga Banjar ini pun akan memanggil pihak Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Pendidikan Kota Banjar serta PT Maju Jaya Dwi Vira selaku pengelola BWP.
“Besok kita komisi II dan III akan melaksanakan rapat dengan pihak BWP serta Dinas terkait,” kata Ketua Komisi II DPRD Banjar Asep Saefurrohmat kepada wartawan. Selasa (4/4/2023).
Pelaksanaan musyawarah ini dikatakan Asep akan berlangsung pada pukul 10.00 WIB di ruang rapat Singa Perbangsa kantor DPRD Kota Banjar.
“Rapat besok akan dimulai pagi hari,” ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, keberadaan Museum The Mummy yang akan dilengkapi Sphix Raja Firaun di Wahana Wisata Banjar Waterpark Kota Banjar mendapatkan kecaman dari sejumlah pihak masyarakat.
Bahkan mereka memproklamasikam diri di media sosial tiktok pada Kamis (30/3) lalu dengan pernyataan menolak keras adanya simbol budaya Mesir kuno di Banjar.
Kelompok yang kompak menolak keberadana patung tersebut tergabung dari Tokoh Ulama, Tokoh Banjar, Pemuda, MUI (Majelis Ulama Indonesia), Persaudaraan PH 212, Almuqtabar, Pengurus Pusda’i, Aktivis Mahasiswa dan masyarakat Banjar lainnya. (Ir)










