
Kendaraan Si-Komos (Sarana Interaksi Komunikasi Sosial) milik TNI Kodim 1014/Pangkalan Bun sudah beroperasi berkeliling hingga ke desa - desa yang ada diwilayah Kodim 1014/Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Sabtu (2/1/2021).
Korawaringin News, Kotawaringin Barat – Kehadiran sarana interaksi komunikasi sosial (Si-Komos) milik Kodim 1014/Pangkalan Bun sudah beroperasi berkeliling ke desa – desa yang ada diwilayah Kodim 1014/Pangkalan Bun. Kali ini Si-Komos berkunjung ke Desa Sungai Tendang Kecamatan Kumai, Sabtu (2/1/2021).
Disambut dengan rasa penasaran bagi para anak anak di wilayah tersebut. Dengan uniknya penampilan Si-Komos telah membuat puluhan anak anak di wilayah Sungai Tendang ingin segera mengetahui apa saja fasilitas yang ada di dalam yang telah dimodifikasi secara kreatif sehingga menarik perhatian anak-anak usia sekolah dasar ini.
Kali ini Si-Komos berkunjung ke Desa Sungai Tendang Kecamatan Kumai, dengan tujuan bisa mendatangi dan berkeliling hingga ke desa – desa yaitu untuk mengajak dan menggugah gairah anak – anak agar gemar membaca terlebih pada masa Pandemi Covid-19, pada Jumat (1/1), kemarin.
Danramil 1014-02/Kumai Kapten Arm Ahmad Zubaidi, mengatakan sengaja kita datangkan Si-Komos ke desa Sungai Tendang salah satu tujuannya untuk membangkitkan kembali semangat membaca anak – anak dengan buku – buku pengetahuan yang kami miliki, ucapnya.
Ditengah pandemi Covid-19 ini anak-anak sekolah melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan sistem Online, sesuai penyampaian Babinsa Koramil 1014-02/Kumai Serda Aldi.
“Pada masa pandemi yang saat ini kita alami adalah waktu yang sangat pas untuk Si-Komos terjun langsung ke desa – desa, karna anak – anak sekarang melaksanakan kegiatan belajar dengan sistem online jadi dengan datangnya Si-Komos diharapkan dapat menggugah semangat untuk membaca kembali”, Kata Babinsa Kumai Serda Aldi.
Sementara itu Kepala desa Sungai tendang Lamri mengaku senang dengan adanya si-Komos ini mengunjungi desanya.
“Kami pun selaku pengurus Desa sangat senang dengan datangnnya Si-Komos ke desa kami, anak – anak pun turut senang karna bisa membaca buku – buku pengetahuan kembali”, ungkap Lamri. (yusbob)







