Menu

Riko Porwanto : Camat Sebagai Perpanjangan Tangan dari Pemda

Bayu Harisma

Kotawaringin News, Lamandau – Sejak pergeseran pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau dilakukan beberapa waktu lalu, sejumlah pimpinan instansi maupun wilayah baik yang baru maupun yang lama telah melakukan serah terima jabatan (Sertijab).

Seperti halnya yang dilakukan Camat Lamandau, Kabupaten Lamandau, pada Selasa (5/11/2019). Karena camat Lamandau yang lama, yakni Imanuel kini berpindah tugas ke Dinas Transmigrasi Kabupaten Lamandau, posisi camat Lamandau kini diisi oleh Agus Siswanto.

Serah terima jabatan Camat Lamandau kemarin juga disaksikan oleh Wakil Bupati Lamandau, Riko Porwanto. Dalam sambutannya, Riko menitipkan sejumlah pesan kepada Camat yang baru agar secepatnya melakukan adaptasi di tempat tugasnya.

“Dalam penyelenggaraan kegiatan pemerintahan, peran camat sangat sentral sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Daerah (Pemda),” ungkapnya.

Menurutnya, walaupun saat ini telah terjadi perubahan fungsi dan kedudukan camat yang tidak lagi hirarkis terhadap wilayahnya dan cenderung menjadi administrator pada organisasi, namun pada kenyataannya peran dan fungsi camat tetaplah menjadi ujung tombak dalam seluruh urusan yang terdapat di lingkup kecamatan.

“Terlebih dengan adanya kewenangan yang dilimpahkan Bupati kepada Camat. Karenanya, seorang camat dituntut tidak hanya mampu mengelola organisasi kecamatan, namun juga dituntut mampu merangkul semua stakeholder di lingkup kecamatan untuk mendukung program dan kegiatan pemerintah,” ujarnya.

Hal lain yang juga harus diperhatikan, imbuh dia, adalah PATEN (Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan). Kedepan PATEN yang sudah kita laksanakan selama ini lebih ditingkatkan lagi.

“Kemudian, segera lakukan penataan batas desa dengan musyawarah mufakat dan elegan. Baik batas antar desa dalam Kecamatan maupun batas desa antar Kecamatan,” harapnya.

Dirinya menilai penataan batas desa sangat penting. Riko berharap hal tersebut menjadi perhatian serius dari Camat.

“Jangan membiarkan permasalahan tata batas desa berlarut-larut. Karena masalah penataan batas merupakan hal yang memiliki potensi konflik tinggi,” tandasnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Riko juga mengajak masyarakat, khususnya warga di kecamatan Lamandau untuk senantiasa menjaga kerukunan antar umat beragama.

No comments

Tinggalkan Balasan

Ikuti Kami Di Facebook