
Peserta Musda ke-IV DPD Golkar Lamandau saat menjalani rapid test. (Bayu Harisma)
Kotawaringin News, Lamandau – Peserta musyawarah daerah (Musda) ke-IV Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah (Kalteng), mengikuti rapid test, Minggu 9 Agustus 2020.
Terlihat, peserta mengantre untuk menjalani rapid test sebelum memasuki ruangan Musda Golkar Lamandau yang digelar di Aula Bappeda Lamandau.
Dalam sambutannya, Ketua DPD Golkar Lamandau, H Hendra Lesmana mengatakan, rapid test ini dilakukan sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Lamandau. “Rapid test ini dilakukan Partai Golkar untuk mendukung upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Setidaknya, memastikan peserta musda Golkar Lamandau ini bebas dari Covid-19 versi rapid test.”
Hendra melanjutkan, tak hanya peserta dari daerah di Lamandau, musda ini juga dihadiri jajaran pengurus DPD Provinsi Kalteng. “Semua di tes. Apalagi ini ada dari luar daerah Kabupaten Lamandau.”
Berdasarkan data tim kesehatan Dinkes Lamandau, sebanyak 23 peserta Musda DPD Golkar Lamandau mengikuti rapid test. Kebanyakan, orang yang mengikuti rapid test adalah peserta Musda Golkar Lamandau dari luar daerah, seperti pengurus DPD Golkar Provinsi Kalteng. Hasilnya, seluruh orang yang mengikuti rapid test tersebut negatif Covid-19.
Seperti diketahui, saat ini kabupaten berjuluk Bumi Bahaum Bakuba tersebut sudah tidak ada lagi kasus positif Covid-19. Pasalnya, Rabu (5/8/2020, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lamandau secara resmi menerima laporan hasil uji swab terakhir dari seorang pasien yang semula dinyatakan positif Covid-19. Berdasarkan hasil uji swab yang telah diterima itu, pasien telah dinyatakan sembuh.
Sementara, berdasarkan data yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lamandau, hingga Kamis (5/8/2020) jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Lamandau sebanyak 19 kasus. Dari data tersebut, 18 orang telah dinyatakan sembuh dan 1 orang dinyatakan meninggal dunia. (BH/K2)










