
Kotawaringin News, Seruyan – Hingga hari ketiga belas puasa, mayoritas masyarakat Kabupaten Seruyan terkhusus Kuala Pembuang terhadap keputusan pemerintah setempat untuk tidak menyelenggarakan pasar Ramadhan tahun ini.
Menanggapi hal itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan Zuli Eko Prasetyo mengatakan, sebenarnya masalah ini tergantung pada kebijakan dinas terkait dalam hal ini Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Seruyan.
“Tinggal dinas terkait mengeluarkan konsepnya seperti apa. Apakah menyelenggarakan penuh atau hanya menyediakan stand saja. Memang dengan tidak adanya pasar Ramadhan tahun ini cukup berdampak bagi perekonomian masyarakat,” katanya, Selasa (4/4/2022).
Politisi Partai PDI Perjuangan itu menambahkan, wajar apabila mayoritas masyarakat di Kuala Pembuang sangat menyayangi keputusan tersebut, karena pasar Ramadhan cukup berdampak terhadap perekonomian masyarakat.
“Oleh karena itu, hal ini semestinya dapat diselesaikan oleh dinas terkait saja. Itu juga untuk kepentingan masyarakat,” pungkasnya.(YS)









