
Muhammad Diaz Nugraha memperlihatkan ular hasil tangkapannya.
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – “Sejatinya binatang tidak membahayakan jika dia tidak disakiti atau diganggu. Jadi, tergantung niat seseorang. Apabila berniat menyakiti, maka binatang itu akan melawan dan bisa membahayakan.Tapi jika berniat baik tentunya dia juga akan menurut. Seperti menangkap untuk diamankan, bukan untuk dibunuh”. Kalimat itu diungkapkan remaja berusia 21 tahun Warga Desa Rt 006 Kumai Hulu, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat. Bernama lengkap Muhammad Diaz nugraha.
Dia kerap menaklukkan semua jenis ular dan buaya saat masuk atau menyerang perkampungan penduduk. Diaz memang mempunyai kelebihan atau keterampilan menangkap binatang tersebut, Senin (8/2/2021).

Diaz hadir saat banyak warga ketakutan, Diaz justru menangkap ular-ular tersebut dengan gampang, kecuali buaya yang ekstra hati-hati. Hanya mengandalkan dua tangan. Tidak menggunakan peralatan lengkap. Pengaman maupun senjata.
Sudah banyak jenis ular yang
luluh di tangan pemuda itu. Diaz, panggilan akrabnya. Baru-baru ini, menangkap buaya dan berbagai jenis ular ular berhasil ditangkap.
Diaz menceritakan kisah kecilnya, sejak umur 7 tahun Diaz pernah digigit ular Cobra, namanya anak kecil saat itu Diaz kurang pemahaman edukasi tata cara memahami ular.
Atas kejadian itu Diaz kecil tidak pernah menceritakan pada orang tuanya, sempat panas dibadan, namun perlahan-lahan sembuh sendiri kenang Diaz.
Begitu sudah sembuh, Diaz kecil mencari ular lagi, menurut Diaz Ular adalah sahabat nya, makanya begitu melihat ular saya merasa ingin berteman dan membawa pulang, kata Diaz.
Bahkan menurut Diaz beberapa hari yang lalu dirinya pernah digigit ular Cobra, istrinya sempat menangis, Alhamdulillah sayapun diberikan kesembuhan oleh Allah, kata Diaz.
Cara pengobatannya sendiri kita lebih utamakan edukasi, kita gips dulu jangan bergerak agar darah tidak mengalir, intinya jangan sering bergerak baru kita minta pertolongan pada orang-orang yang memahami cara pengobatannya, terang Diaz.
Penanganan pertama itu yang dilakukan, baru meminta pertolongan, mengurangi pergerakan karena bisa-bisa mengalir melalui darah atau pembuluh darah, tapi melalui kelenjar getah bening, dengan cara seperti itu itu bisa menahan, baru meminta pertolongan, ucap Diaz.
Penanganan pertama saya lebih ke penguatan imun, kayak makan bawang putih, minum madu, makan telor gitu-gitu aja sih, lebih murah aja karena dia di tubuh kita sendiri sudah bisa mengatur terhadap bisa tersebut, kata Diaz.
Menurutnya, kemampuan yang dimiliki itu tak lain lantaran sejak usia 7 tahun sudah sering menangkap dan bermain dengan ular. Sebab ayahnya dulu sering mengajaknya memancing dan menangkap ular, pungkas Diaz. (yusbob)







