oleh

Belum Ada Listrik, Warga Rangda Terpaksa Belajar Pakai Lampu Teplok

Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Warga Desa Rangda Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat mengharapkan Pemerintah Daerah dapat mengupayakan pembangunan jaringan listrik. Pasalnya, saat ini warga di desa tersebut masih menggunakan lampu teplok sebagai alat penerangan pada malam hari.

“Saat ini sebagian besar warga masih menggunakan lampu teplok, karena disini belum masuk listrik, ” katanya, Puji Astuti, salah seorang warga setempat, Minggu (7/2/2021).

Menurutnya, keinginan warga akan adanya jaringan listrik dari PLN sebenarnya sudah sejak lama. Bahkan, warga juga sudah menyampaikannya ke Desa Setempat.

“Informasinya sih Desa juga sudah beberapa kali ngajuin listrik, tapi sampai sekarang belum juga direalisasikan, ” ujar Puji.

Ia menambahkan, minimnya penerangan di Rt 1 sampai Rt 4 membuat aktivitas warga, khususnya pada malam hari seperti lumpuh. Sebab, kondisinya sangat gelap sehingga menyulitkan warga untuk beraktivitas.

“Kami hanya kasihan dengan anak saya, mereka kalau belajar penerangannya hanya pakai lampu teplok. Dan lama kelamaan itu bisa merusak mata mereka, ” ungkapnya.

Sementara itu menurut Rahman, ada sebagian warga yang punya jenset namun hanya bisa hitung jari, bagi warga yang tidak punya Jenset bisa menumpang namun terbatas penerangannya, cuma sampai jam 22.00 wib saja, keluh Rahman.

Padahal, ia mengaku, sudah sering mengupayakanya dengan mengajukan permohonan terkait itu. Namun, hingga kini belum juga direalisasikan.

“Ya, memang di Desa Rangda sampai saat ini belum teraliri listrik. Kadang kami juga bingung, apa bedanya warga di Desa Rangda yang notabene nya masuk Kecamatan Arut Selatan, ” imbuhnya.

Kedepan, ia berharap agar pemerintah kabupaten Kotawaringin Barat dapat mengupayakan pembangunan jaringan listrik di Desa tersebut. Agar aktivitas warga setempat, khususnya pada malam hari bisa lebih lancar.

Kayak apa kita mau belajar daring, jaringan tidak ada, apalagi listrik, Pemerintah Desa sudah berupaya sekuat tenaga, namun sampai saat ini tidak ada tindak lanjut dari PLN.

“Kami berharap pemerintah dapat segera merealisasikan pembangunan jaringan listrik di Desa tersebut, ” ucapnya. (yusbob)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed