
Jalan Kubau Nanga Bulik yang tergenang air dijadikan wahana rekreasi air untuk anak-anak. (Istimewa)
Kotawaringin News, Lamandau – Dalam sepekan terakhir, intensitas curah hujan yang tinggi terus mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Lamandau. Hal ini menyebabkan sejumlah wilayah terendam banjir. Seperti yang terjadi di Jalan Protokol Kubau Nanga Bulik yang menyisakan genangan air.
Kondisi tersebut Dimanfaatkan oleh sejumlah anak-anak yang libur sekolah dan warga sekitar untuk bermain air.
Salah satu warga, Yogi mengatakan, air mulai menggenang jalan Kubau sejak hari Rabu tanggal 24 Juni 2020 pada pukul 04.00 WIB. Hingga Saat ini, air masih menggenang dengan ketinggian kurang lebih 1 meter atau kurang lebih sepinggang orang dewasa.
Warga lainnya, Andreansyah, anak-anak justru terlihat gembira dengan adanya genangan air itu. Banjir yang menggenang jalan tersebut dijadikan para orangtua sebagai wahana bermain air bagi anak-anak mereka. “Ya itu seperti wahana rekreasi baru di Nanga Bulik. Mereka bermain air, berenang dan terlihat bersenang-senang.”
Lurah Nanga Bulik Tania Pingkan mengimbau warga yang terdampak banjir untuk selalu waspada, terutama terhadap anak-anak kecil agar tidak lepas dari pantauan orang tua.
Dia mengatakan, semua masyarakat terdampak saat ini. Selain pandemi Covid-19, Lamandau juga tengah dihadapkan dengan banjir. Dirinya berharap kondisi ini cepat berlalu dan keadaan kembali pulih seperti biasa. “Sementara, untuk daftar nama dan rumah warga kelurahan Nanga Bulik yang terdampak atau terendam banjir ada sebanyak 325 Kepala keluarga.” (Den/BH/K2)










