Menu

Ini Rincian Sumber Anggaran Covid-19 Rp15 Miliar Pemkab Lamandau

Kotawaringin News, Lamandau – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau telah menyiapkan anggaran yang jumlahnya hampir mencapai Rp15 miliar. Anggaran itu diperuntukkan bagi upaya pencegahan penyebaran dan percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Disiapkannya anggaran tersebut sesuai dengan intruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pencegahan Penyebaran dan Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Lingkungan Pemerintah Daerah.

“Anggaran yang telah disiapkan untuk penanggulangan covid-19 ini sekitar 15 milyar rupiah, tepatnya 14,919 milyar rupiah,” ungkap Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) kabupaten Lamandau, Muhammad Irwansyah, Jumat 10 April 2020.

Anggaran yang disipakan tersebut bersumber dari APBD Lamandau tahun 2020 atas hasil refocusing dari kegiatan organisasi perangkat daerah (OPD) serta realokasi anggaran perjalanan dinas luar daerah dan dana belanja tak terduga.

Irwan merinci, dari total anggaran yang mencapai 14,919 milyar itu, anggaran yang bersumber dari refocusing kegiatan OPD jumlahnya mencapai 7,9 milyar, sedangkan dari pemotongan dana perjalanan dinas luar daerah sebesar 5,9 milyar, atau dipotong 20 persen dari total anggarannya.

“Adapun dana yang bersumber dari anggaran belanja tak terduga jumlahnya mencapai 1 milyar rupiah,” jelasnya.

Diketahui, berdasarkan instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 tahun 2020, pemerintah daerah diminta untuk merealokasi APBD untuk penanggulangan dan percepatan penanganan Covid-19.

Anggaran tersebut diarahkan kepada tiga hal, meliputi peningkatan kapasitas kesehatan dalam penanganan virus corona, memberikan perlindungan dan proteksi kepada masyarakat yang terdampak akibat pandemi virus corona terutama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta memberikan jaminan jaring pengaman sosial. (BH/K2)

One comment

  1. Holis berkata:

    Perlindungan dan proteksi kepada masyarakat yang terdampak akibat pandemi virus corona terutama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Belum sepenuhnya kami rasakan.

Tinggalkan Balasan

Panglima Utar

Sensus Penduduk 2020

Ikuti Kami Di Facebook