
KNews, Polres Gunung Mas – Humas Polres Gunung Mas (Gumas) Polda Kalteng, mengimbau warga agar waspada terhadap hoaks. Imbauan itu disampaikan melalui siaran di Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Hamauh Fm, Kamis (15/4/2021) Siang.
Dalam siaran radio Ps. Paursubbag Humas Polres Gumas Bripka Mikhael Gorbacov, S.H., mensosialisasikan kepada masyarakat tentang dampak negatif dari berita bohong atau hoaks. Selain itu juga disampaikan pesan kamtibmas untuk masyarakat Kab. Gumas.
“Kami ingin mengajak warga Blora untuk bijak dan pintar dalam bermedia sosial,” ucap Bripka Mikhael.
Menurutnya, sekarang adalah jaman media, dimana perkembangan informasi bergerak begitu cepat dan dinamis.
“Satu kejadian di belahan dunia selatan, dalam waktu singkat akan sampai pada belahan dunia lainnya, yaitu melalui dunia maya atau internet,” tandasnya.
Begitu cepatnya informasi berkembang, jika sampai terjadi penyebaran informasi yang salah tentunya akan fatal akibatnya, terutama berita atau informasi provokasi yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan.
“Disitulah kita dituntut cerdas dalam bermedia,” tegasnya.
Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gumas Pria Jebolan Pendidikan Brigadir Tahun 2006 Gelombang Dua tersebut mengajak agar benar-benar menyaring informasi yang masuk.
“Sekarang ini, jarimu harimaumu sehingga satu pejetan jari kita, jika menyebarkan informasi yang sesat, tentunya akan merugikan semua. Untuk itulah mari kita bijak dalam bermedia sosial demi terciptanya situasi yang aman di Blora,” pungkasnya.
Sementara itu Kepala Diskominfosantik Kab. Gumas Ruby Haris, S.T., mengapresiasi dan mengaku senang dengan adannya siaran kamtibmas bersama Humas Polres Gumas tersebut.
“Tentunya kita senang, dimana kita bisa siaran bareng, untuk memberikan penyuluhan kepada warga, terutama para pendengar setia radio Hamauh Fm Kuala Kurun,” ujarnya.
Ruby berharap, siaran kamtibmas seperti ini rutin dilakukan sehingga dapat memberikan penerangan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gumas, khususnya melalui radio.
Hal itu dikarenakan mayoritas penduduk Gumas yang tinggal di perdesaan masih memanfaatkan radio untuk menyimak informasi. (krh38)










