
Rapat paripurna DPRD Kobar. (Yusro)
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Komitmen untuk mempercepat pembangunan daerah mendorong DPRD dan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) bekerja ekstra dalam memfinalisasi enam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang dianggap strategis. Proses pembahasan dilakukan secara maraton dalam beberapa hari terakhir, menandai sinergi kuat antara legislatif dan eksekutif, Selasa (8/7/2025).
Ketua DPRD Kobar, Mulyadin, menjelaskan bahwa lima dari enam Ranperda telah disepakati dalam rapat gabungan legislatif dan eksekutif. Satu Ranperda yang masih dalam tahap penyempurnaan adalah Ranperda tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025, yang dijadwalkan tuntas hari ini juga.
Tiga dari Ranperda tersebut merupakan hasil inisiatif DPRD, yang fokus pada penguatan identitas kebangsaan dan pengembangan ekonomi lokal. Di antaranya adalah Ranperda tentang Pasar Rakyat, Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, serta Penyelenggaraan Kepariwisataan. Ketiga Ranperda ini dianggap penting untuk membangun karakter bangsa sekaligus mendongkrak kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, tiga Ranperda lainnya diusulkan oleh Pemerintah Daerah, mencakup aspek tata kelola anggaran dan rencana pembangunan jangka menengah. Yaitu Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024, RPJMD 2025–2029, serta Perubahan APBD 2025. Keseluruhan dokumen ini menjadi kerangka hukum penting dalam perencanaan pembangunan lima tahun ke depan.
Mulyadin menegaskan bahwa penyusunan dan pembahasan Ranperda tidak sekadar memenuhi prosedur formal, tetapi merupakan proses substansial untuk memastikan kebijakan daerah benar-benar berpihak pada rakyat. Ia juga menyebut bahwa seluruh pihak bekerja dengan semangat kolaboratif demi terwujudnya regulasi yang tepat guna.
Dengan pembahasan yang hampir rampung, DPRD dan Pemkab optimistis seluruh Ranperda dapat segera disahkan. “Keenam Ranperda ini menjadi tonggak penting dalam pembangunan Kobar yang lebih terarah, partisipatif, dan berkelanjutan,” tutup Mulyadin penuh keyakinan. (Yus/K2)







