
Aktivitas pedagang Pasar Banjar (Foto Iwan Rahmansyah)
Kotawaringin News, Nasional – Pedagang Pasar Banjar, Kota Banjar mengeluhkan kondisi keamanan ditempat berjualannya. Pasalnya, barang dagangan milik mereka sudah berkali-kali hilang saat akan dijajakan.
“Setiap saya mau jualan, barang dagangan saya yang disimpan ditempat jualan sering hilang,” ungkap pedagang pasar Satini kepada wartawan. Senin (3/4/2023).
Satini yang berjualan tahu tempe pun merasa dirugikan karena barang dagangannya yang hilang itu terus berulang.
“Sudah beberapa kali, sering. Makannya laporan ke pihak keamanan juga untuk cek fakta di CCTV, tapi sayang CCTV nya rusak,” kata dia.
Satini mengetahui barang dagangan hilang saat hendak membuka lapak dagangannya. Yang mana dagangan berupa tempe dan tahu itu ia simpan dalam loker meja dagangan.
Atas peristiwa tersebut diperkirakan kerugian yang ditaksir setiap kali barang dagangan hilang bisa mencapai ratusan ribu rupiah.
“Kira-kira Rp.100-200 ribu kisaran barang dagangan yang diambil kalau dijual,” ujarnya.
Sementara itu, Keamanan Pasar Banjar Roni Hidayat mengakui bahwa sering terjadi kejadian kehilangan yang dialami para pedagang.
Pedagang yang sering kehilangan rata-rata yang diluar kios atau emperan ditengah pasar.
“Kejadian itu sudah sering. Kebanyakan adalah pedagang kaki lima yang diluar kios. Rata-rata laporan kehilangan tiap bulannya bisa sampe 5 aduan pedagang,” kata Roni.
Terkait keamanan pasar, Roni menjelaskan, bahwa setiap harinya saat tutup jam operasional Pasar 5 orang piket jaga malam.
Mereka juga melakukan patroli ke setiap sudut pasar pada jam-jam rawan guna mencegah terjadinya pencurian barang dagangan pedagang.
“Keamanan yang kami lakukan dengan menutup semua gerbang akses masuk ke Pasar Banjar saat pasar tutup. Petugas juga melakukan kontrol pada jam-jam rawan,” kata Roni.
Roni menambahkan, terkait keberadaan CCTV yang rusak, pihaknya sedang berupaya untuk memperbaikinya.
Mengingat keberadaan CCTV sangat membantu petugas menjaga keamanan Pasar.
“CCTV rusak. Sudah satu bulan lebih namun sebagian sudah diservis,” pungkasnya. (Ir)










