Menu

Dampak Corona, Rapim TEPRA Pemkab Lamandau Tak Kunjung Digelar

Kotawaringin News, Lamandau – Berbagai macam aktivitas pemerintahan di Kabupaten Lamandau terhambat, gegara wabah corona. Salah-satunya Rapat Pimpinan (Rapim) Tim Evaluasi dan Pengawasan Anggaran (TEPRA). Padahal, rapim TEPRA ini sangat penting sebagai bahan evaluasi kinerja Pemkab Lamandau dalam mengarungi pemerintahan di tahun 2020 ini.

Menurut Wakil Bupati Lamandau, Riko Porwanto Rapim TEPRA ini melibatkan seluruh OPD di lingkungan Pemkab Lamandau. Rapim TEPRA ini harus dilaksanakan karena menjadi bahan evaluasi seluruh OPD dalam penyerapan dan pelaksanaan APBD tahun 2020, baik fisik maupun non-fisik guna percepatan anggaran realisasi pembangunan. Selain itu, Rapim TEPRA bisa menjadi wadah masing-masing OPD dalam meningkatkan komunikasi dan koordinasi agar pembangunan tepat guna untuk masyarakat Kabupaten Lamandau.

‚ÄúPemerintah daerah berharap rapim TEPRA, dapat memberikan semangat dan motivasi dalam menjalankan program dengan sebaik-baiknya untuk membangun Kabupaten Lamandau agar maju dan lebih baik.”

Namun, kata dia, Rapim TEPRA ini terpaksa belum digelar gegara terimbas wabah Covid-19. Semakin lama wabah ini berlangsung, maka bakal sangat berdampak pada arah pembangunan di kabupaten berjuluk Bumi Bahaum Bakuba ini. “Kita jadi belum tahu sejauhmana kinerja tiap OPD dalam melakukan penyerapan dan pelaksanaan kegiatan di OPD.”

Sebenarnya, ungkap Riko, ada solusi dalam menggelar rapim TEPRA ini yakni via online. Jadi, seperti teleconverence. Namun, buruknya jaringan telekomunikasi bakal menjadi penghambatnya. Selain itu, komunikasi dan koordinasi antar OPD menjadi sangat terbatas jika via online. “Kalau di Lamandau ini tentu kendalanya signal kalau sisitem online tersebut. Jadi biar efektif, kita menunggu saja agar bisa digelar secara langsung.”

Dia berharap, wabah corona ini cepat berlalu. Masyarakat pun diminta untuk terus mengikuti anjuran pemerintah tentang phsycal distancing serta melakukan perilaku hidup bersih dan sehat. “Semoga cepat beralu, karena mengganggu aktivitas pemerintahan.” (BH/K2)

No comments

Tinggalkan Balasan

Panglima Utar

Sensus Penduduk 2020

Ikuti Kami Di Facebook