Menu

Bupati Lamandau : Masker Sekali Pakai Buangnya Dirobek Dulu

Kotawaringin News, Lamandau – Kini, Kabupaten Lamandau kembali menjadi zona kuning Covid-19. Pasalnya, seorang warga kabupaten berjuluk Bumi Bahaum Bakuba ini ditetapkan statusnya sebagai Pasien Dalam Perawatan (PDP) Covid-19.

Seiring itu, banyak masyarakat yang merasa khawatir dan menggunakan masker di ruang publik. Namun, sudah benarkah caranya menggunakan masker?

Bupati Lamandau, H Hendra Lesmana mengingatkan masyarakat bahwa masker bedah (warna hijau) hanya bisa dipakai satu kali, dan harus dihancurkan atau dirobek sebelum dibuang. “Masker yang warna hijau itu hanya dapat digunakan untuk sekali pakai, bukan untuk dipakai berulang-ulang. Setelah sekali pakai, sebaiknya masker dirobek atau dihancurkan terlebih dahulu sebelum dibuang ke tempat sampah,” kata H Hendra Lesmana yang juga menjabat sebagai Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Lamandau, Sabtu 11 April 2020, melalui pesan singkat Whatsapp.

Dia mengatakan, penghancuran masker yang sudah dipakai tersebut perlu dilakukan untuk menghindari didaur ulang oleh oknum nakal.

“Orang kita itu kan banyak yang kreatif-kreatif dalam tanda kutip. Karena masker itu saat ini mahal, malah masker yang udah dibuang itu diambil dan dikemas lagi, dijual harga mahal,” katanya.

Dia menyatakan, masker yang telah digunakan pastinya telah terkontaminasi berbagai kuman, virus ataupun organisme jahat lainnya. Saat ada orang lain yang memakai masker daur ulang tidak higienis tersebut, maka bisa memicu infeksi penyakit dari pengguna sebelumnya. “Misal yang pakai sebelumnya Tuberkulosis (TBC), sakit paru, itu bisa bakterinya masih ada di situ. Jadi bisa saja yang pakai berikutnya nanti terinfeksi juga, itu bisa saja,” tuturnya. (BH/K2)

No comments

Tinggalkan Balasan

Panglima Utar

Sensus Penduduk 2020

Ikuti Kami Di Facebook