
KNews, Polres Katingan – Dalam pelaksanaan operasi yustisi yang dilaksanakan oleh tim gabungan yang terdiri dari anggota TNI-Polri dan Satpol PP tak hanya melakukan penindakan dan penegakkan hukum protokol kesehatan. Tetapi juga memberikan sosialiasi dan edukasi baik secara materi ataupun praktik langsung dilapangan.
Seperti halnya yang dilaksanakan oleh Bripka Denny Ariadi bersama tim gabungan yang pada saat melaksanakan operasi yustisi menemukan warga yang tengah melaksanakan hatajan. Guna memberikan edukasi dan contoh yang baik, Bripka Denny Ariadi terlebih dahulu mencuci tangan sebelum memasuki tempat acara. Sabtu (10/4/2021) Siang
“Cuci tangan harus menggunakan sabun, kemudia gosok kedua telapak tangan, kemudian kedua punggung tangan, di sela – sela jari, jangan lupa ujung jari hingga ke ibu jari. Kemudian cuci bersih dengan air mengalir”, ucap Bripka Denny sambil mempraktikkan mencuci tangan.
Kapolres Katingan AKBP Andri Siswan Ansyah, S.I.K., M.H melalui Kapolsek Katingan Hilir Iptu Eko Priono, S.H., M.H mengatakan mekanisme pertahanan saat ini atau yang biasa disebut first line defense adalah menggunakan masker dan mencuci tangan.
“Sesuai hasil penelitian masker kain dapat menangkal virus sebesar 70% dengan demikian masyarakat diharapkan untuk tetap jaga jarak saat berada di keramaian minimal 1 sampai 2 meter dan apabila tidak memiliki kegiatan penting diluar sebaiknya tetap tinggal di rumah. Tak hanya itu, setelah beraktifitas di luar rumah agar segera mencuci tangan terlebih dahulu sebelum menyentuh barang – barang yang berada dirumah, terutama pada saat hendak makan”, jelas Kapolsek.(isn)










