
Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Seruyan, Bahrun Abbas. (Yasir/Ist)
Kotawaringin News, Seruyan — Pemerintah Kabupaten Seruyan mulai memperkuat langkah perlindungan kesehatan masyarakat menyusul kabut asap yang melanda sejumlah wilayah akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Salah satu langkah yang disiapkan pemerintah daerah adalah memastikan ketersediaan masker di seluruh pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) di Kabupaten Seruyan. Masker tersebut nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat, khususnya mereka yang berada di kawasan dengan paparan asap cukup tinggi.
Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Seruyan, Bahrun Abbas, mengatakan pemerintah tidak ingin masyarakat kesulitan mendapatkan alat pelindung pernapasan di tengah kondisi kualitas udara yang mulai terganggu.
“Masker kita siapkan di semua puskesmas. Harapannya bisa berguna dan membantu masyarakat yang terdampak kabut asap, khususnya yang berada di wilayah tengah dan hulu Kabupaten Seruyan,” ujar Bahrun Abbas.
Menurut Bahrun, kabut asap bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga dapat memberikan dampak terhadap kesehatan apabila paparan berlangsung dalam waktu lama.
Karena itu, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, orang lanjut usia, serta warga yang memiliki gangguan pernapasan.
Pemerintah juga mengingatkan masyarakat untuk membatasi kegiatan di luar ruangan apabila kondisi udara semakin memburuk. Penggunaan masker ketika harus beraktivitas di luar rumah dinilai menjadi salah satu langkah sederhana untuk mengurangi paparan asap.
Bahrun berharap fasilitas masker yang disediakan melalui puskesmas benar-benar dimanfaatkan masyarakat yang membutuhkan.
“Semoga masker yang disiapkan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat. Kita ingin masyarakat tetap terlindungi, terutama mereka yang berada di daerah yang cukup terdampak kabut asap,” katanya.
Selain menyiapkan perlindungan kesehatan, Pemkab Seruyan terus berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait untuk menangani karhutla dan memantau perkembangan kondisi asap di berbagai wilayah.
Masyarakat juga diminta berperan aktif mencegah munculnya kebakaran baru serta segera melaporkan apabila menemukan titik api di lingkungan masing-masing.
Di tengah ancaman kabut asap yang masih membayangi sejumlah kawasan, Pemkab Seruyan menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan masyarakat menjadi bagian penting dalam penanganan dampak karhutla. (Ys/K2)






