
Bupati Lamandau H Hendra Laksmana saat berseluncur Flaying Fox di Desa Lopus Kecamatan Delang.
Kotawaringin News, Lamandau – Pemerintah Kabupaten Lamandau terus berupaya untuk memajukan destinasi wisata yang dimiliki kabupaten berjuluk Bumi Bahaum Bakuba ini.
Wahana permainan flying fox pun dibangun di Desa Lopus Kecamatan Delang Kabupaten Lamandau untuk lebih memikat para wisatawan. Seperti diketahui, Kecamatan Delang dinobatkan sebagai wilayah pariwisata. Selain menyajikan keindahan alam, Kecamatan Delang memiliki destinasi wisata bernuansa tradisi budaya.
Flying fox sepanjang 80 meter itu membentang di atas Sungai Delang, Desa Lopus Kecamatan Delang. Tak kurang dari 13 detik, penikmatnya merasakan sensasi berseluncur di atas sungai tersebut. Wahana tersebut memiliki ketinggian hampir 10 meter dari air sungai. Sedangkan tempat pemberhentiannya, memiliki ketinggian sekira 7 meter dari air sungai. Di wahana Flying fox tersebut terdapat rumah pohon di kedua bahu sungai sebagai tempat memulai dan tempat pemberhentiannya.
Tak pelak, Kamis 28 Januari 2021, seusai bahanyi (panen padi ladang), Bupati Lamandau H Hendra Lesmana pun mencoba wahana flying fox tersebut. Untuk setelahnya, Sekretaris Daerah Lamandau Muhamad Irwansyah, Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Perkebunan Lamandau Tiryan Kuderon, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Lamandau H Sunarto serta Kepala Dinas Pariwisata Lamandau Meigo pun ikut berseluncur di wahana Flying Fox itu.
Bahkan, Bupati Lamandau H Hendra Lesmana serta Sekda Lamandau Muhamad Irwansyah tak cukup sekali merasakan sensasi berseluncur flying fox tersebut. Mereka tampak ketagihan dan mencobanya sekali lagi.
Menurut Bupati Lamandau H Hendra Lesmana, Delang ini memiliki keberkahan tersendiri. Selain alam dan budaya yang terpelihara, Delang dilintasi Jalan Trans Kalimantan Kalteng-Kalbar. Artinya, para wisatawan dimudahkan dengan akses transportasi yang memadai menuju destinasi wisata ini. “Kita juga berharap agar para pemangku kebijakan di desa bisa lebih mengali potensi yang ada di desanya masing-masing, sehingga bisa didorong pembangunannya dengan menggunakan dana desa, jadi bisa lebih bermanfaat untuk memajukan desanya.”
Jika dikelola dengan baik, sektor wisata ini bisa menjadi pemasukan yang besar bagi daerah. Apalagi, Lamandau memiliki keindahan alam dan budaya yang khas, tidak dimiliki wilayah lain. “Tentu kami dari pemerintah daerah perlu bantuan dari semua pihak termasuk desa dan masyarakat untuk mengembangkan sektor pariwisata ini,” pintanya. (BH/K2)










