
Para pekerja seni mendesak Pemkab Kobar melalui Dinas Parawisata agar membuat terobosan baru di tengah pandemi virus corona di Kotawaringin Barat, Jumat (29/1/2021).
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Dua pelaku seni di Kotawaringin Barat Iwan OT dan Lonce Marlonce mendesak Pemkab Kobar melalui Dinas Parawisata agar membuat terobosan baru di tengah pandemi virus corona di Kotawaringin Barat, Jumat (29/1/2021).
Sebab, Iwan OT menilai sektor ekenomi kreatif dan parawisata di Kotawaringin Barat terkena imbasnya, ucapnya saat audensi bersama pelaku usaha pariwisata dan UMKM di aula Kantor Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Kamis (28/1),

“Kafe, rumah karaoke dan tempat pertunjukan tutup. Banyak pekerja yang menggantungkan hidupnya di sektor ini. Dinas Pariwisata dapat membuat terobosan mengatasi masalah ini,” kata Iwan OT.
Belum lagi, kata Iwan OT, para pekerja seni yang menggantungkan hidupnya lewat petunjukkan di panggung-panggung itu memiliki cicilan bulanan alat musiknya.
Senada dengan Iwan OT, Lonce Marlonce pelaku dunia perfilman di Kobar tak menampik bahwa bukan hanya pekerja seni yang terkena dampak dari pandemi Covid-19, pelaku dunia perfilman juga, ucapnya.
“Ini kenyataan yang diterima pekerja seni, sama seperti profesi lainnya yang juga terimbas wabah virus corona,” kata Marlonce.
Pelaku perfilman itu menilai bila Dispar mampu membuat gebrakan, para pekerja seni dapat bertahan di situasi ini.
“Perlu ada rumusan dan formulasi agar pelaku di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif ini dapat terbantu,” kata Marlonce di iyakan Iwan OT.
Lagi Iwan OT menambahkan, kedepan seniman musik wajib punya badan hukum, tadi saya sudah ngomong sama kadispar Kobar, bagi yang tidak punya badan hukum akan ditindak sesuai dengan aturan-aturan dan itu pun menyayangkan sistem big data terkait hak cipta dan royalti belum juga terbentuk.
Misal sudah terbentuk sejak lama, kata Iwan, dampak dari wabah corona di Indonesia dapat diminimalisir.
Iwan OT dan Marlonce berharap dengan adanya wabah virus corona ini menjadi pemantik Kemenparekraf dalam segera membentuk sistem big data musik dan perfilman Kotawaringin Barat.
Sementara dalam kesempatan nya Bupati Kotawaringin Barat Hj Nurhidayah yang didampingi Kapolres Kobar AKBP Devy Firmansyah, menjelaskan ini tentunya kita juga tidak membatasi gerak ruang mencari rezeki, bagaimanapun disampaikan kami dari tim Satgas akan mengambil kebijakan yang tentunya untuk kepentingan bersama tapi kalau bisa kita lakukan pelan-pelan, ungkanya. (yusbob)









