oleh

Usaha Serba Sulit, Chandra Malah Nekat Buka Kedai Kopi

Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Banyak lini usaha terkena imbas pandemi virus korona (Covid-19). Sebagian di antaranya mengalami gulung tikar, Rabu (13/1/2021)

Ada pula yang mengambil kebijakan merumahkan karyawan bahkan sampai melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK)

Kenyataan itu, membuat Chandra lulusan Atmaja yogyakarta tahun 2015 ini putar otak.

Maklum, pekerjaan yang dia jalani tidak sesuai dengan keinginannya ditambah lagi pandemi Covid-19, menghadapi kendala.

Chandra (29), yang sempat bekerja di Pulau Jawa pada tahun 2016-2017 namun merasa tidak sesuai harapan, dia pun memutuskan untuk kembali ke Pangkalan Bun Kotawaringin Barat.

Chandra, sapaan akrabnya, tak mau menyerah pada keadaan. Sebagai pebisnis dia tetap mencari peluang sekecil apapun meski hanya buka Kedai Kopi di trotoar depan Fakultas Untama.

Kesempatan itu datang sekitar tahun 2019. Sadar banyak orang butuh tempat tongkrongan dia membuka kedai kopi yang diberi nama Indie Coffe hingga sekarang.

Tak disangka-sangka bisnisnya itu tetap membuatnya sibuk di masa pandemi Covid-19, dan perlahan mulai di datangi pelanggan.

Membuka Kedai Kopi di depan Untama ini dari tahun 2019 hingga sekarag, dirinya hanya bermodalkan nekat, awalnya ga punya ilmu bikin kopi, dia belajar dari para pelanggannya.

Niat awal sih buat tongkrongan anak-anak muda, karena sasaran kita kelas menengah ke bawah, dari sini saya banyak belajar dari para pelanggan.

Bukan cuma jualan tetapi mencari banyak teman, kata Chandra saat berbincang dengan Kotawaringin News.

Membuka dari Jam 16.00 WIb tutup Jam 22.00 wib, jam 21.00 sudah siap-siap tutup, saat ini Jam malam diberlakukan, jadi kami ngikuti anjuran pemerintah emas.

Awal ada pandemi Covid-19, Chandra mengaku kesulitan dan harus jualan lewat online, saat ini Alhamdulillah perlahan pelanggannya mulai berdatangan, kata Chandra.(yusbob)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed