
Kotawaringin News, Kuala Pembuang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seruyan kini menyoroti bangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) yang ada di Kecamatan Suling Tambun, yang dimana saat ini tidak beropesional lagi.
Anggota DPRD Seruyan Hj Masfuatun mengatakan, berdasarkan informasi dari masyarakat setempat bahwa bangunan PLTMH tersebut hanya beroperasional kurang lebih 8 bulan saja sejak dioperasionalkan dulu, dan saat ini masyarakat tidak lagi menikmati sumber listrik dari tenaga air tersebut.
“Saya sebagai wakil rakyat sangat prihatin melihat kondisi ini, sudah wilayahnya yang sangat jauh dari ibu kota kabupaten, akses internet yang juga sulit, ditambah lagi dengan jaringan listrik yang tidak ada, tentunya masyarakat sangat mengeluhkan tentang itu,” katanya, Kamis, (9/6/22).
Diungkapnya, saat ini pihaknya maupun masyarakat setempat tidak mengetahui secara pasti apa yang menjadi kendala tidak operasionalnya lagi pembangkit listrik itu. Oleh karena itu, pihaknya dari lembaga legislatif ingin memintai keterangan dari dinas teknis terkait.
“Padahal, PLTMH sangat strategis ditempatkan di sana karena Suling Tambun mempunyai air terjun yang gunanya bisa menambah daya tenaga listriknya sehingga cukup untuk menerangi satu kecamatan itu. Dengan tidak beroperasionalnya ini saya sangat menyayangkannya, anggaran pemerintah untuk pembangunan ini cukup besar sehingga hanya mrnjadi kerugian negara jika tidak dioperasionalkan lagi,” terangnya.
Dengan demikian, pihaknya dari dari DPRD Seruyan meminta kepada pemerintah daerah, terutama dinas teknis yang menangani permasalahan ini agar memberi keterangan kepada masyarakat dan yang lebih penting bisa mengoperasionalkannya kembali untuk menyuplai kebutuhan listrik di wilayah setempat. (NP)









