
Tampak tiang PLN yang tumbang di wilayah Melata Kabupaten Lamandau. (Foto : Istimewa)
Kotawaringin News, Lamandau – Sebuah tiang PLN yang berada di jalan arah Desa Melata area Bukit Pandau tumbang, bahkan sempat mengeluarkan percikan Api. Akibatnya, 3 desa di wilayah Kabupaten Lamandau ini mengalami padam listrik.
Kepala Satpol PP dan Damkar Lamandau, Triadi mengatakan tumbangnya tiang listrik ini dilaporkan oleh warga yang melintas sekitar pukul 20.20 WIB, Selasa (25/2) Kemarin.
“Pada jam 20.20 WIB, tim damkar mendapat Laporan warga adanya tiang listrik tumbang dan mengeluarkan percikan api,” ungkap Triadi. Rabu 26 Februari 2020
Lanjut Triadi, 1 regu personil damkar dan satu unit mobil dikerahkan. Setiba dilokasi, pihaknya menghentikan pengendara yang melintas dan berkordinasi dengan PLN ULP Nanga Bulik.
Harry Abi, Supervisor Administrasi Pelayanan Pelanggan PLN ULP Nanga Bulik mengatakan, ambruknya tiang listrik tegangan menengah 20.000 volt diduga akibat faktor alam. “Kemungkinan faktor alam karena saat itu cuaca sedang hujan,” jelasnya.
Dijelaskanya, api berasal dari percikan kabel konduktor. Kemudian, pihaknya mematikan arus listrik atau sikring yang berada di gardu di Simpang Sepaku, sehingga api pun padam.
Akibat kejadian ini, 3 desa mengalami padam listrik hingga menunggu proses perbaikan selesai. “3 Desa yang terdampak padam listrik. 3 desa tersebut yakni Perigi, Beruta, Pamalontian Kecamatan Bulik,” jelasnya. (BH/K2)









