Menu

Terbaru!!! Pemkab, Kemenag, MUI dan FKUB Lamandau Keluarkan SKB Tentang Panduan Peribadatan

Kotawaringin News, Lamandau – Wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sudah semakin mengkhawatirkan. Karenanya, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Lamandau, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau bersama dengan Kementerian Agama (Kemenag), Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) setempat resmi mengeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang panduan peribadatan bagi seluruh pemeluk agama.

Dari SKB bernomor : 400/35/KESRA/IV-2020, nomor : 480/KK.15.12.01/HM.02.2/04/2020, nomor : 42/DP-K-MUI-14-XIX/IV/2020 dan nomor : 17/FKUB-LMD/IV/2020, tertanggal 27 April 2020 itu, diputuskan bahwa kegiatan peribadatan bagi seluruh pemeluk agama yang dilaksanakan secara bersama-sama (berjamaah) di tempat ibadah, diganti dengan ibadah di rumah masing-masing seperti yang tertuang dalam poin ke-1.

Tak hanya aktivitas peribadatan semua pemeluk agama, SKB yang ditandatangani langsung oleh Bupati Lamandau H Hendra Lesmana, Kepala Kantor Kemenag Lamandau H Hamim, Ketua MUI Lamandau KH. Gusti Sabran dan Ketua FKUB Lamandau Yusup Ahmad Noor. SKB itu juga mengatur tentang panduan ibadah bagi umat muslim, khususnya selama Bulan Ramadhan.

Dimana pada poin ke-2, panggilan adzan di masjid dan mushola tetap dikumandangkan sebagai tanda waktu salat telah tiba dan pengurus/takmir masjid dan mushola mengumumkan agar salat lima waktu dikerjakan di rumah masing-masing, pelaksanaan salat di masjid dan mushola dilaksanakan oleh Imam dan muadzin saja, serta pelaksanaan salat Jumat digantikan dengan salat zuhur di rumah.

Pada poin ke-3, diputuskan bahwa pelaksanaan ibadah dalam bulan suci Ramadhan 1441 H seperti salat tarawih dan tadarus dilaksanakan di rumah masing-masing serta tidak melakukan itikaf di masjid dan mushola.

Pada poin selanjutnya, kegiatan-kegiatan lain di bulan Ramadan seperti tarawih keliling, buka puasa bersama, sahur on the road, peringatan Nuzulul Quran, pasar Ramadhan (yang bertempat di luar pasar), takbiran keliling serta mudik lebaran ditiadakan.

Kemudian, kegiatan dan tradisi keagamaan pada bulan Syawal seperti salat Ied dan halal bihalal ditiadakan.

Secara khusus, SKB antara Pemkab, Kemenag, MUI dan FKUB Lamandau itu juga memberikan kewenangan kepada aparat penegak hukum (TNI/Polri) untuk melakukan tindakan persuasif dan tindakan hukum lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dengan terbitnya SKB ini, maka SKB nomor : 400/34/KESRA/IV-2020, nomor 455/KK.15.12.01/HM.02.2/04/2020 dan nomor : 38/DP-K-MUI-14-XIX/IV/2020 yang dikeluarkan tanggal 9 April 2020 dinyatakan tidak berlaku lagi. (BH/K2)

No comments

Tinggalkan Balasan

Panglima Utar

Sensus Penduduk 2020

Ikuti Kami Di Facebook