
Foto bersama seusai acara Sertijab Kepala Dinas Dikbud, Kepala Dinkes serta Kepala BKPSDM Kabupaten Lamandau. (Bayu Harisma/kotawaringinnews.co.id)
Kotawaringin News, Lamandau – Setelah resmi dilantik pada Jumat (29/5/2020), sebanyak tiga Kepala Perangkat Daerah di Kabupaten Lamandau, yakni Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Selasa (2/6/2020), melaksanakan serah terima jabatan (Sertijab).
Sertijab antara pejabat yang lama dengan pejabat yang baru yang dilaksanakan di aula Setda setempat itu dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Sekda Lamandau, H Masrun.
Diketahui, Meigo, selaku Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Dikbud melakukan Sertijab dengan Kadis Dikbud yang baru, H Abdul Kohar. Kemudian, Andi Hutu, selaku Plt. Kadinkes Sertijab dengan Rosmawati dan terakhir Tahan Sandi Sertijab dengan Kamini Anthus.
Dalam kesempatannya, saat menyampaikan pesan dan kesan mewakili pejabat yang lama, Andi Hutu, mengatakan bahwa dirinya selama kurang lebih satu bulan menjabat sebagai Plt Kadinkes, merasakan beratnya pekerjaan, terlebih pada masa pandemi Covid-19. “Mulai dari pagi, siang sampai malam HP harus terus dikontrol, karena banyak informasi penting,” ungkapnya.
Kemudian untuk pesan, dia berharap kepada Kadis yang baru khususnya Kadinkes, agar dalam mengambil kebijakan, contoh penempatan pegawai tenaga fungsional, jangan diberikan jabatan struktural. “Misalnya jika dia perawat, ya tempatkan dia di Pustu atau puskesmas. Karena kalau dipaksakan akan susah nantinya untuk mencari penggantinya,” jelasnya.
Kemudian masalah hubungan antara Kadis dan jajaran kebawah, terutama PPTK. Kadang-kadang ini bisa dilewati, padahal fungsi jajaran di bawah, seperti Kabid adalah pengendali dan sekretaris sebagai verifikasi. Prosedur ini harus diterapkan, jangabn sampai dilangkahi.
Di tempat yang sama, Pj Sekda Lamandau, H Masrun, dalam arahannya menyampaikan ucapan terimakasih secara khusus kepada semua Plt atas bantuan dan dukunganya selama ini bisa melaksanakan tugas rangkap.
“Tentu banyak suka duka dalam mengemban tugas, tapi Alhamdulillah sebagai leding sektor kita salah satu dalam rangka mencapai WTP (Wajar Tanpa Pengecualian), Dinkes dan Dinas Dikbud telah memberikan yang terbaik,” jelasnya.
Kemudian, lebih jauh dikatakan dia, khusus kepada pejabat ygang baru, saya ingin sampaikan bahwa ada beberapa hal penting yang harus menjadi perhatian, utamanya agar lebih meningkatkan apa yang sudah dilaksanakan selama ini.
“Begitupula permasalahan di Dinkes, kedepan harus diperhatikan pengelolaan (Badan Layanan Umum Daerah) puskesmas,” tandasnya.
Hal lain yang tidak kalah pentingnya, kepala Perangkat Daerah harus membangun tim work yang kuat. Semua harus diberdayakan sesuai fungsinya, dan lakukan kerjasama ygang harmonis, serasi dan selesaikan segala sesuatu dengan baik.
“Saat ini, tidak bisa kita pungkiri jika Medsos (amedia Sosial) merupakan corong paling utama perkembangan informasi. Jadi jangan sampai ketinggalan informasi. Apalagi dengan kondisi yang ada saat ini, yang tentunya mengharuskan informasi lewat media,” jelasnya.
Tak lupa, Masrun juga menekankan agar para kepala Perangkat daerah yang baru bisa memberikan contoh yang baik, terutama bagi jajaran kebawah. (BH/K2)










