
Tampak rumah di Desa Kina Kecamatan Batangkawa Kabupaten Lamandau terendam banjir. (Istimewa/Dolvi)
Kotawaringin News, Lamandau – Dalam sepeken terakhir, intensitas curah hujan di wilayah hulu sungai di Kabupaten Lamandau, cukup tinggi. Alhasil, sejumlah desa di wilayah hulu tersebut mengalami banjir. Bahkan, warga Desa Kina Kecamatan Batangkawa, Kabupaten Lamandau memprediksi jika banjir ini lebih besar dibanding banjir dua bulan yang lalu.
“Banjir kali ini bisa 3 kali lipat besarnya dibanding banjir besar terakhir 2 bulan lalu. Kalau banjir yang lalu di Desa Kina hanya 2 rumah yang tenggelam, sekarang sudah lebih 10 rumah,” beber Dolvi salah satu warga Kina, Minggu 6 September 2020.
Selain Desa Kina, kata dia, desa lain di wilayah Kecamatan Batangkawa yang juga dikabarkan terendam banjir adalah Desa Jemuat, Desa Karang Mas, dan Desa Mengkalang .
Sementara itu, dalam rekaman video yang beredar juga tampak informasi tenggelamnya rumah-rumah warga di Desa Kina yang sampai menimbulkan kerugian ratusan juta, akibat rusak tenggelam dan hanyutnya barang-barang berharga milik warga, termasuk sapi dan hewan ternak lainnya. Tampak pula warga mengevakuasi sisa simpanan padi yang masih bisa diselamatkan dari rumah mereka.
Selain di wilayah kecamatan Batangkawa, beberapa desa di wilayah kecamatan Belantikan Raya juga dikabarkan tenggelam oleh banjir, yakni di Desa Petarikan.
Kepala BPBD kabupaten Lamandau saat dikonfirmasi membenarkan adanya informasi banjir di daerah hulu tersebut. Karenanya kini pihaknya telah menurunkan dua tim untuk memantau kondisi banjir di sejumlah desa tersebut.
“Kami sudah bergerak, tadi siang 2 tim kita turunkan untuk menelusuri 2 jalur sungai (Sungai Belantikan dan Sungai Batangkawa) , diprediksi ada sekitar 12 desa yang mulai terendam. Saat ini masih menunggu laporan dari tim di lapangan,” ujar kepala BPBD, Edison Dewel.
Disamping itu, pihaknya juga langsung mengajukan usul ke Bupati Lamandau H Hendra Lesmana untuk status Tanggap Darurat Banjir terhitung mulai hari ini. (R/BH/K2)










