
Bupati Lamandau H Hendra Lesmana dan Kapolres Lamandau AKBP Andiyatna serta sejumlah rider event Lamandau Babukung Adventure Trail tengah berfoto bersama sebelum melakukan penanaman bibit pohon jengkol (Foto : Istimewa)
Bayu Harisma
Kotawaringin News, Lamandau – Lamandau Babukung Adventure Trail telah sukses digelar, Sabtu (12/10/2019). Berbeda dengan event terabas lainnya, Lamandau Babukung Adventure Trail ini mewajibkan para rider untuk menanam bibit jengkol di Desa Lopus Kecamatan Delang.
Seperti diketahui, tak hanya para rider lokal, Babukung Adventure Trail pun diikuti oleh rider luar daerah. Bahkan, Bupati Lamandau Hendra Lesmana, Kapolres Lamandau AKBP Andiyatna, Kapolres Kotawaringin Barat AKBP Arie Sandi Sirait serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Lamandau pun ikut menjajal extrime-nya track Babukung Adventure Lamandau.
Sekira 2 kilometer dari lokasi start, para rider diarahkan ke lokasi penanaman bibit jengkol. Ratusan bibit jengkol yang sudah disediakan di lokasi penanaman pun langsung ditanam dengan sigap oleh para rider.
Menurut Bupati Lamandau, Hendra Lesmana, selain menikmati keindahan alam, ratusan rider di event Lamandau Babukung Adventure Trail diwajibkan menanam bibit jengkol. “Itu diwajibkan karena selain kita berolahraga dan berekreasi, kita juga harus ikut serta dalam menjaga kelestarian alam.”
Dia berharap, jengkol menjadi salah satu komoditas unggulan berbasis lingkungan yang ada di Kabupaten Lamandau. Artinya, penanaman bibit jengkol oleh para rider ini menjadi pemicu agar masyarakat di wilayah Delang menanam berbagai macam komoditas unggulan berbasis lingkungan, seperti jengkol tersebut.
Senada salah seorang rider asal Nanga Bulik, Jemi Benk mengapresiasi kegiatan trail tersebut yang dikombinasikan dengan penanaman bibit jengkol. Menurutnya, kegiatan penanaman jengkol ini sebagai langkah kongkrit pemerintah dalam menjaga lingkungan serta meningkatkan ekonomi kerakyatan. “Saya senang sekali. Ini bagus untuk pembelajaran kita semua, bahwa kita harus bersahabat dengan alam. Menjaga alam dan lingkungan kita. Jangan sampai merusak alam.”









