
Fenomena langka, Ribuan ubur-ubur terdampar di Pantai Teluk Bogam, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar)
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Ribuan ubur-ubur terdampar di Pantai Teluk Bogam, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), fenomena langka tersebut terlihat sejak beberapa hari terakhir, diduga terjadi akibat perubahan cuaca yang terjadi di laut Jawa, termasuk tingginya gelombang di pesisir terpadu Kubu, Bogam, dan Keraya.
Seorang warga Desa Sungai Bakau, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kobar, Alfian mengungkapkan terdamparnya ribuan ubur-ubur tersebut merupakan hal biasa bagi masyarakat di pesisir, ubur-ubur yang terbawa gelombang, akibat dari Pancaroba, yaitu perpindahan dari musim angin Timur ke musim angin Barat, Minggu (6/12/2020).
“Saat ini musim Pancaroba, terjadi perpindahan musim angin timur ke musim angin barat, ia menyebut bahwa ubur-ubur yang terdampar di pantai tersebut tidak berbahaya dan tidak beracun, bagi ubur-ubur yang terdampar di darat akan mati, dan yang tersapu ombak akan terbawa kembali ke laut”.
Ia mengatakan bahwa fenomena tersebut terjadi hampir setiap tahun di pantai pesisir Kumai, pemandangan langka ini bisa dilihat selama sepekan sampai setengah bulan ke depan, ubur-ubur tersebut terbawa ombak hingga sampai ke teluk, dan biasanya di pantai Teluk Bogam yangbpaling banyak terdampar.
Ia tidak mengetahui apakah, pada masa peralihan musim (pancaroba) waktunya ubur-ubur berkembang biak, mengingat jumlahnya yang sangat banyak, setiap tahun ya begini, entah apakah saatnya berkembang biak atau seperti apa saya tidak tahu pasti,” pungkasnya. (yusbob)










