Menu

Polres Lamandau Tangkap 4 Pembakar Lahan

Bayu Harisma

Kotawaringin News, Lamandau – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) juga menjadi atensi khusus Kepolisian Resort (Polres) Lamandau. Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolres Lamandau, AKBP. Andiyatna, saat menggelar jumpa pers, Senin (16/9/2019).

“Kita tidak pandang bulu dalam penanganan kasus Karhutla. Dan kita sudah menetapkan 4 orang sebagai tersangka dalam kasus Karhutla yang terjadi di wilayah Kecamatan Delang,” ungkapnya.

Keempat orang tersangka pembakaran lahan tersebut, lanjut dia, diantaranya adalah NA, AK, RE dan HE.

“Pada tanggal 19 Agustus lalu, Tim Satgas Karhutla Polres Lamandau mendatangi lokasi Hotsop di desa Riam Panahan. Saat tiba di lokasi, tim mendapati NA sedang memadamkan api menggunakan semprotan. Kemudian datang lagi si AK untuk membakar sisa-sisa tebasan yang belum terbakar,” ujarnya.

Keduanya, kata dia, langsung diinterogasi oleh anggota Polres Lamandau. Dan dari hasil interogasi terhadap NA dan AK, diketahui masih ada 1 hamparan namun berbeda lokasi juga ada aktivitas pembakaran lahan yang dilakukan oleh tersangka RE dan HE.

Selanjutnya, lanjut dikatakan dia lagi, ke-empatnya beserta barang bukti berupa 3 buah parang, 1 gergaji mesin, korek api, dan sisa minyak solar, dibawa ke Mapolres untuk proses lebih lanjut.

5 Tersangka PETI

Selain kasus Karhutla, Polres Lamandau juga berhasil mengamankan 5 orang penambang ilegal dalam operasi Penambangan Tanpa Izin (Peti) serta 1 orang tersangka kasus persetubuhan beberapa waktu lalu.

“Untuk tersangka Peti ini ada 5 orang, yakni RO, SN, RM, AE dan KU. Sedangkan untuk kasus persetubuhan, kita juga sudah mengamankan pelakunya yang berinisial SF dan kini juga sudah ditetapkan sebagai tersangka,” tukasnya.

No comments

Tinggalkan Balasan

Ikuti Kami Di Facebook