Pj Bupati Kobar: Anggaran Penanganan Stunting Wajib Disediakan dalam APBDes

banner 468x60

Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Penjabat Bupati (Pj) Kotawaringin Barat, Budi Santosa meminta seluruh kepala desa untuk menyiapkan APBDes untuk penanganan stunting, Jumat (8/9/2023).

Hal itu ditekankan oleh Pj Bupati Budi Santosa dalam pertemuan dengan anggota PWI Kotawaringin Barat, dalam agenda Coffe Morning dengan Kesbangpol Kotawaringin Barat beberapa waktu lalu.

banner 336x280

“Anggaran untuk pencegahan dan penurunan stunting menjadi kewajiban dalam APBDes, program penanggulangan stunting wajib diprogramkan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes)”.

Lantaran kasus stunting merupakan masalah nasional dan harus ditangani lintas sektoral dari pusat hingga daerah dan salah satunya juga di pemerintahan desa, kata Budi Santosa.

Mengenai besaran anggaran penanggulangan stunting, itu menyesuaikan kondisi masing-masing desa, sebut Budi.

Ia mengungkapkan, seluruh desa telah mendapat surat edaran yang berisi tentang poin-poin penting perihal program apa saja yang harus dimasukkan dalam penanganan stunting di desa masing-masing.

“Comtohnya pelayanan peningkatan gizi keluarga di Posyandu, bisa meliputi penyediaan makanan bergizi untuk ibu hamil, menyusui dan anak usia 0-6 bulan,” tuturnya.

Yang juga tak kalah pentingnya adalah sinkronisasi dalam perencanaan dan penganggaran kegiatan pembangunan desa yang relevan mendukung percepatan penanganan dan pencegahan stuntying yang dapat didanai oleh Dana Desa dan dana lainnya dalam APBDes.

“Sinkronisasi ini juga penting, sehingga rencana kerja dan juga anggaran yang tersedia bisa terserap maksimal kemudian hasilnya bisa dipertanggungjawabkan,” katanya.

Sebelumnya Penjabat Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Budi Santosa melarang para kepala desa melakukan perjalanan dinas keluar daerah bila masih terdapat kasus stunting di desa.

Menurutnya, para kepala desa harus menjadi contoh bagi masyarakat. “Bapak ibu kepala desa beserta keluarganya harus bisa menjadi contoh bagi warganya,” pesan Budi

Ini harus menjadi perhatian serius, saya dengan tegas melarang kepala desa melakukan perjalanan ke Jakarta atau wilayah lainnya apabila di desanya masih ada kasus stunting,” tegasnya. (Yus)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *