
Bupati Kobar Hj Nurhidayah saat menghadiri kontes ternak dan panen pedet di Pangkalan Banteng.
Tumarno
Kotawaringin News, Pangkalan Bun – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) menggelar kontes ternak dan panen pedet (anak sapi) dilapangan Desa Sungai Pakit, kecamatan Pangkalan Banteng, Selasa 8 Oktober 2019.
Pedet yang dipanen merupakan hasil program upaya khusus sapi betina wajib bunting (UPSUS SIWAB). Sedangkan kontes ternak diikuti oleh para peternak dari seluruh wilayah kabupaten Kobar.
Bupati Kobar Hj. Nurhidayah, mengapresiasi besarnya minat dan partisipasi para peternak dalam kegiatan tersebut, ia bertekad untuk melaksanakan pembangunan di bidang peternakan lebih baik lagi kedepannya.
“Kita memiliki potensi pengembangan peternakan yang masih memerlukan sentuhan tangan-tangan terampil, sehingga potensi yang ada bisa dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan para peternak,” harapnya.
Bupati perempuan pertama di Kalteng itu menegaskan jika yang sedang dilakukan pemerintah daerah dalam penyediaan kebutuhan protein hewani masyarakat, serta sumber pendapatan petani masih dihadapkan banyak kendala, namun pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memacu pembangunan sektor peternakan melalui penyediaan dana APBD.
Menurutnya upaya lain yang dilakukan pemerintah daerah adalah melalui berbagai terobosan melalui pengganggaran dana pusat ataupun provinsi.
Tentunya semua itu bisa dilakukan apabila kita memiliki konsep pengembangan komoditas yang bersinergi dengan program pusat, dan saat ini pemerintah pusat telah menilai kita memiliki potensi besar dalam pengembangan program Integerasi Sawit Sapi.
“Program Integerasi Sawit Sapi pemkab Kobar telah menjadi salah satu program unggulan daerah, yang juga telah menjadi model atau referensi bagi daerah lain di tingkat nasional,” pungkasnya.







