
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Kurang lebih dua bulan kedepan, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah akan memasuki musim panen durian, momen yang ditunggu-tunggu oleh sebagian besar masyarakat, Minggu (13/6/2021).
Pasalnya, musim durian di Kobar erat kaitannya dengan tradisi ‘Menyandau’. Menyandau atau nyandau merupakan sebutan untuk kegiatan menunggu durian jatuh.
Biasanya dilakukan pada malam hari dengan cara membuat pondok di sekitar pohon durian.
Guna melestarikan tradisi kearifan lokal itu, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat dalam waktu dekat bakal menggelar festival ‘menyandau’ durian.
“Insyallah akan kita lakukan. Jadi ini merupakan salah satu upaya kita untuk mempromosikan wisata alam kita, budaya kita juga,” kata Bupati Kotawaringin Barat Hj Nurhidayah.
Lanjut Bupati Nurhidayah, mengingat saat ini masih dalam situasi pandemi COVID-19, maka penyelenggaraan festival menyandau tersebut tetap akan melibatkan masyarakat. Namun, dilakukan secara terbatas.
Seperti diketahui, festival ini terakhir dilakukan pada tahun 2019 lalu di Kawasan Bukit Balang, Desa Panahan, Kecamatan Arut Utara.
Sementara pada tahun 2020, festival ini ditiadakan dikarenakan tidak ada pohon durian di Kobar yang berbuah.
“Dan itu Insyallah terbatas, dengan menerapkan protokol kesehatan, tetapi tetap akan kita laksanakan,” jelas Bupati.
Kendati demikian, Bupati Kotawaringin Barat belum memutuskan lokasi festival menyandau durian untuk tahun 2021. (Yusbob)








