
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Orang jujur Itu langka (Waspadalah Kejahatan Terjadi di Mana Saja). Salah satunya Aksi pencurian yang terjadi di Rumah Sakit Sultan Imanudin (RSSI) Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat (Kobar), belum lama ini sempat terekam oleh kamera CCTV.
Korban Nurul Alam Sahri yang merupakan keluarga pasien yang tengah tertidur di ruang ICU rumah sakit tersebut.
Akibat peristiwa yang terjadi, pada Jumat (27/5), lalu, saat jelang waktu subuh ini, dirinya harus kehilangan satu unit HP.
“Saya lagi di rumah sakit Imanudin Pangkalan Bun nungguin anak saya yang sedang dirawat, tepatnya di ruang tunggu ICU, kata Nurul saat dikonfirmasi pada, Minggu (29/5/2022).
Pada pukul 03:25 WIB, saya terbangun karena ingat hp belum saya simpan, ketika cek hp ternyata sudah beneran gak ada,” kata Nurul.
Atas kejadian tersebut ia melapor kepada petugas keamanan dan meminta rekaman CCTV yang ada di ruang ICU diputar kembali. Ternyata benar, nampak seorang pria mengambil ponselnya dan memasukan ke dalam tas.
Modus pelaku saat melancarkan aksinya yakni dengan berpura-pura menjadi pengunjung rumah sakit. Dari rekaman CCTV, pelaku memiliki ciri-ciri berambut pirang, kumis tebal, celana hitam dan mengenakan baju abu-abu
Ciri-ciri terduga pelaku berambut pirang dan berkumis tebal.
“Saya lapor ke pos security system RS Imanudin bahwa saya kehilangan 1 unit hp dan minta diperlihatkan video rekaman CCTV, tepat pukul 03.37. Dan ternyata benar hp saya hilang diambil sama orang yang tidak dikenal dengan modus berkunjung sebagai keluarga pasien, pura pura tidur sambil liat kanan kiri,” terang Nurul.
Lanjut Nurul, padahal sebelum peristiwa ini terjadi pihak keamanan rumah sakit sudah mengingatkan agar lebih berhati-hati dan waspada menyimpan barang-barang berharga agar disimpan di tempat yang aman.
“Karena sebelumnya pihak keamanan RS Imanudin sudah mengingatkan bahwa simpan rapi-rapi barang berharga. Jadi selalu berhati-hati jaga barang barang berharga anda saat istirahat ditempat umum,” ujar Nurul.
Sementara itu, Direktur RSSI Pangkalan Bun dr Fachruddin saat dikonfirmasi membenarkan persitiwa itu. Ia berharap keluarga pasien maupun pengunjung agar lebih waspada menaruh barang-barang berharga.
“Memang rawan pada saat pasien banyak atau pengunjung banyak. Pada saat berkunjung ke RSSI agar tidak bawa barang berharga, helm dikunci, hp diamankan, motor dikunci,” imbau dia. (Yus)







