Menu

MTQ ke-8 Tingkat Kabupaten Lamandau Tahun 2019 Resmi Dibuka

Bayu Harisma

Kotawaringin News, Lamandau – Bupati Lamandau, H Hendra Lesmana Sabtu malam (21/9/2019) lalu secara resmi membuka Mushabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-8 tingkat Kabupaten Lamandau tahun 2019.

Gelaran MTQ tingkat Kabupaten Lamandau yang tahun ini mengambil tempat di desa Suka Maju, Kecamatan Bulik Timur itu dibuka ditandai dengan pemukulan bedug oleh Bupati yang didampingi unsur FKPD.

Dalam sambutannya, Bupati Hendra mengatakan bahwa banyak manfaat dari penyelenggaraan MTQ. Selain sebagai wadah untuk syiar agama, melalui MTQ juga dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

“Melalui kegiatan MTQ ini, diharapkan dapat menjaring Qori’ dan Qori’ah serta Hafidz dan Hafidzah terbaik Kabupaten Lamandau yang nantinya akan mewakili Kabupaten Lamandau pada event serupa tingkat Provinsi Kalteng,” ungkapnya.

Kemudian, lanjut dia, kegiatan ini juga sebagai salah satu bentuk dukungan dalam pelaksanaan pembangunan daerah di khususnya pembangunan mental spiritual masyarakat.

“Yang tidak kalah pentingnya, melalui kegiatan ini diharapkan dapat mencetak generasi qur’ani, generasi yang cinta pada Al-Qur’an. Sehingga mampu memahami dan mengamalkan isi dan kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Plt. Camat Bulik Timur, Koko Hadiyatmoko, mengatakan, bahwa pihaknya merasa bangga karena tahun ini dipercaya sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Lamandau.

“Pada dasarnya, kami sangat bangga. Ini adalah tantangan bagi kami khususnya di kecamatan yang secara sarana dan prasarananya terbatas, Teyapi Alhamdulillah kami mampu menjadi tuan rumah. Semoga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik sampai selesai,” ucapnya.

Sementara, saat ditanya target kemenangan dari kafilah kecamatan Bulik Timur sendiri yang kebetulan menjadi tuan rumah, Koko berharap kafilahnya bisa menjadi juara di semua cabang yang dilombakan.

“Target pengennya juara pasti. Dan kita sudah melakukan pembinaan kurang lebih sejak tiga bulan terakhir,” terangnya.

Disinggung perihal dampak positif, khususnya terhadap perekonomian warga atas penyelenggaraan MTQ ke-8 tahun ini, Koko mengaku sangat terasa.

“Ini adalah moment yang sangat jarang sekali. Belum tentu tahun depan kita bisa menjadi tuan rumah kembali,” tukasnya.

No comments

Tinggalkan Balasan

Ikuti Kami Di Facebook