
Kotawaringin News, Kuala Pembuang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seruyan meminta pemerintah daerah agar memperhatikan kelayakan rumah ibadah seperti mushola, mesjid atau tempat ibadah non muslim lainnya khususnya di desa terpencil.
Ketua DPRD Seruyan Zuli Eko Prasetyo mengatakan, berdasarkan agenda reses dan kunjungan kerja pihak DPRD di desa-desa mulai daerah pemilihan I sampai dengan III masih banyak tempat ibadah yang saat ini kondisinya sangat memprihatinkan, mulai dari bangunan yang rusak sedang sampai dengan rusak berat sehingga perlu segera dilakukan penanganan oleh pemerintah setempat.
“Berdasarkan tinjauan kami di lapangan saat reses DPRD maupun kunjungan kerja masih banyak kami dapati bangunan tempat ibadah mushola, mesjid, dan rumah ibadah non muslim lainnya yang kondisinya memprihatinkan, sehingga perlu dilakukan perbaikan maupun pembangunan total,” katanya, Rabu, (8/6/22)
Diungkapnya, seperti mesjid Darul Hikmah yang berada di persimpangan pelabuhan Teluk Segintung, Kecamatan Seruyan Hilir yang saat ini perlu segara dilakukan lanjutan renovasi dan pembangunan.
“Ini salah satu contoh rumah ibadah diantara rumah ibadah lainnya yang perlu dilakukan penanganan, kami harap dapat segera dibangun demi kelancaran aktivitas ibadah warga sekita” tuturnya.
Dia berharap, bangunan rumah ibadah yang saat ini mengalami kerusakan agar segera didata oleh dinas terkait dan ditindaklanjuti dengan cara renovasi atau rehab, maupun bangunan total agar masyarakat memiliki tempat ibadah yang benar-benar layak. (NP)









