
Lobang tambang
Kotawaringin News, Kotawaringin Barat – Pihak Pemkab Kotawaringin Barat (Kobar) dalam waktu dekat akan menutup lobang tambang tersebut dan memasang batu nisan di atasnya, Kamis (26/11/2020).
Hal ini disampaikan oleh Bupati Kobar Hj Nurhidayah, ia mengatakan bahwa ke tujuh korban yang belum ditemukan beragama islam, kita nanti akan tutup lobang tambang tersebut dan kemudian memasang batu nisan dan juga nantinya akan dilakukan doa bersama,” ujarnya.
Sedangkan, di wilayah Sungai Seribu, Kelurahan Pangkut, Kecamatan Arut Utara masih banyak lobang lobang tambang emas ilegal yang dibiarkan menganga akan ditutup semua.
Hal ini dilakukan supaya tidak ada yang terperosok masuk ke lobang tersebut. “Untuk bekas lobang tambang lainnya juga akan kami tutup supaya tidak membahayakan orang lain,” tandas orang nomor satu di Bumi Marunting Batu Aji ini.
Untuk diketaui peristiwa lobang tambang maut ini terjadi pada Kamis 19 November 2020 sekira pukul 10.30 WIB. Sebanyak 10 penambang emas ilegal asal Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat menjadi korban, dan tiga korbam sudah berhasil dievakuasi pada Jumat (20/11) dalam kondisi meninggal dunia. Sisanya 7 penambang tidak bisa dievakuasi.
Berikut ini nama korban yang berhasil dievakuasi:
- Yuda (24) warga Kecamatan Salopa Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
- Rana Solihat (21) warga Kecamatan Salopa Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
- Nurhidayat (26) warga Kecamatan Salopa Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Note: Sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (20/11) dan sudah dimakamkan di Pangkalan Bun
7 Korban Yang belum ditemukan:
- Tatan (30) warga Kecamatan Salopa Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
- Muharom (22) warga Kecamatan Salopa Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
- Reza (20) warga Kecamatan Salopa Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
- Susan (25) warga Kecamatan Salopa Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
- Bayu (25) warga Kecamatan Salopa Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
- Dian (26) warga Kecamatan Salopa Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
- Mukadir (47) warga Kecamatan Salopa Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. (bob)









